// <![CDATA[PEMBUATAN ASAP CAIR DARI BAHAN BERBASIS SELULOSA]]> Wina Rizki Feranita/142009012 Penulis Ditta Haksari Putri/142009035 Dosen Pembimbing 1 Ir. Carlina Noersalim, M.T Dyah Setyo Pertiwi, PhD
Asap cair ialah hasil pengembunan dari uap hasil pembakaran tidak sempurna pada kayu tanpa adanya oksigen didalamnya. Asap cair sering digunakan sebagai bahan pengawet makanan dan penguat rasa smoke dalam produk makanan. Bahan baku pembuatan asap cair adalah produk tumbuhan yang mengandung selulosa, misalnya tongkol jagung dan serbuk kayu. Tongkol jagung dan serbuk kayu apabila diolah lebih lanjut maka akan menghasilkan produk yang berdaya guna dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan asap cair dengan variasi temperatur 300ºC, 350ºC, 400ºC dan variasi bahan baku yakni tongkol jagung dan serbuk kayu, dengan tujuan membandingkan kualitas asap cair berdasarkan kandungan fenol dan asam organik di dalamnya. Dalam penelitian pembuatan asap cair berbahan baku tongkol jagung menghasilkan kadar asam asetat sebesar 4,2% dan kadar fenol sebesar 1,5%, sedangkan asap cair bahan baku serbuk kayu menghasilkan kadar asam asetat sebesar 5% dan kadar fenol sebesar 2,06% .