STUDY PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH SELULOSA
Ampas tebu dan tempurung kelapa dapat dimanfaatkan untuk pembuatan asap cair
sebagai pengawet makanan alami karena mengandung selulosa dan lignin. Penelitian ini
bertujuan untuk membandingkan perolehan asap cair dari kedua bahan baku dan waktu
pirolisis. Asap cair dihasilkan melalui proses pirolisis selama empat jam, memisahkan asap
cair dengan tar menggunakan centrifuge, dan memurnikan asap cair dengan proses distilasi.
Parameter yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pirolisis dilakukan pada temperatur
pirolisis 400 ℃ selama empat jam dengan pengambilan sampel setiap dua jam, sentrifugasi
selama 30 menit pada 6000 rpm, distilasi pada suhu 120-150℃. Variabel yang ditinjau
meliputi bahan baku yang digunakan 1 kg ampas tebu dan 6 kg tempurung kelapa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa perolehan asap cair dari ampas tebu (370 mL/kg)
lebih besar dari pada asap cair yang dihasilkan dari tempurung kelapa (177 mL/kg). Untuk
asap cair tempurung kelapa dua jam pertama kandungan asam asetat (5.16%), dan fenol
(1.57%) dan asap cair dari tempurung kelapa dua jam kedua kandungan asam asetat (7.46%)
dan fenol (2.2%). Sedangkan untuk asap cair ampas tebu dua jam pertama kandungan asam
asetat (4.98%) dan fenol (1.25%) dan asap cair ampas tebu amapas tebu dua jam kedua
kandungan asam asetat(5.26%) dan fenol(1.54%).
Kandungan asam asetat dan fenol dalam asap cair tempurung kelapa lebih besar
daripada kandungan fenol dalam asap cair ampas tebu. Selama waktu pirolisis 4 jam, makin
tinggi suhu pirolisisnya maka kandungan asam asetat dan fenol akan semakin besar.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).STUDY PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH SELULOSA ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.STUDY PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH SELULOSA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
MLA Style
.STUDY PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH SELULOSA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
Turabian Style
.STUDY PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH SELULOSA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text