<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4124">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMBUATAN TEPUNG TELUR MENGGUNAKAN SPRAY DRYER DENGAN NOZZLE PUTAR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>S. Juhanda, Ir., M.Eng.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ronny Kurniawan, ST., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwi AdiWibowo/142008014</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Irfan Fauzi/142008030</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Kimia]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sebagian besar masyarakat mengkonsumsi telur baik sebagai bahan makanan langsung
atau sebagai makanan olahan karena telur mengandung gizi seperti karbohidrat, vitamin
dan protein. Protein yang terkandung dalam telur adalah protein hewani tetapi telur juga
memiliki kekurangan yaitu tidak dapat disimpan terlalu lama sehingga perlu dilakukan
proses pengawetan salah satunya dengan cara pengeringan. Salah satu alat pengering
yang dapat digunakan dalam mengolah telur menjadi produk kering berbentuk
serbuk/powder adalah menggunakan jenis pengering spray dryer. Salah satu kelebihan
dari alat ini adalah pada proses pengkontakannya yang tidak membutuhkan waktu yang
lama. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat tepung putih telur dan tepung kuning
telur dan menentukan kondisi operasi (laju umpan dan jenis nozzle) terbaik ditinjau dari
kadar air, kandungan gizi (protein dan lemak) dan kandungan mikroorganisme pada
tepung telur yang dihasilkan. Prosedur penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap
awal, tahap pengeringan, dan tahap analisis. Proses pengeringan dilakukan secara
kontinyu dengan laju alir umpan (0,472; 0,444; 0,425) L/menit untuk nozzle I dan (0,459;
0,437; 0,416) L/menit untuk nozzle II, nozzle dan telur (kuning dan putih) sebagai
variabel berubah sedangkan temperatur 60 0C, laju udara pengering 10 L/menit sebagai
variabel tetap. Pada Nozzel I design dalam terdapat ulir, sedangkan pada nozzle II tidak
terdapat ulir namun terdapat 2 lubang output yang akan membuat fluida outlet saling
bertabrakan dan membentuk putaran. Dari hasil penelitian diperoleh design nozzle sangat
mempengaruhi pengkabutan yang terjadi. Semakin besar laju alir umpan maka kandungan
air semakin banyak. Semakin besar laju alir umpan maka yield semakin sedikit. Pada
penelitian kali ini didapatkan nozzle I lebih baik dengan kandungan air air 6,08% untuk
tepung kuning telur dan 5,2% untuk tepung putih telur, yield 60,13% untuk tepung kuning
telur dan 63,41% untuk tepung kuning telur, kadar protein 38,44% untuk tepung kuning
telur dan 50,18% untuk tepung putih telur, kadar lemak 40,87% untuk tepung kuning
telur dan kandungan mikroorganisme 6,4x102 untuk tepung kuning telur dan 1,5x103
untuk tepung putih telur.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[nozzle putar]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Tepung Telur]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Spray Dryer]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Telur]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[377TK022014a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[377TK022014a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="947" url="" path="/377TK022014a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PEMBUATAN TEPUNG TELUR MENGGUNAKAN SPRAY DRYER DENGAN NOZZLE PUTAR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4124]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-04-14 14:07:49]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>