EKSTRAKSI VANADIUM DARI KATALIS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT BASA
Vanadium adalah salah satu jenis logam yang digunakan dalam industri misalnya V2O5
yang dapat dimanfaatkan sebagai katalis pada proses kontak pembuatan asam sulfat. Katalis
yang telah mengalami deaktivasi harus dikeluarkan dari reaktor. Pembuangan katalis V2O5 ke
lingkungan akan sangat berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup. Oleh karena itu,
harus diolah terlebih dahulu atau diubah menjadi bentuk lain yang bermanfaat seperti
ammonium metavanadat yang dapat digunakan sebagai inhibitor korosi.
Ekstraksi padat-cair (leaching) menggunakan pelarut basa merupakan salah satu
metoda untuk mengambil kembali vanadium dari katalis bekas. Selain jenis pelarut, proses
ekstraksi dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut, waktu ekstraksi, temperatur, ukuran partikel,
kecepatan pengadukan dan perbandingan umpan dengan jumlah pelarut.
Penelitian dilakukan dengan memvariasikan waktu ekstraksi (2, 4 dan 6 jam),
konsentrasi NaOH (1, 2 dan 4 M) dan temperatur (30 dan 50°C) . Vanadium terbesar dari
katalis bekas didapatkan pada kondisi, konsentrasi 2 M, waktu ekstraksi 4 jam dengan
temperatur 30° C yaitu sebesar 77.65 % dan Fe sebesar 0.53 %.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).EKSTRAKSI VANADIUM DARI KATALIS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT BASA ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.EKSTRAKSI VANADIUM DARI KATALIS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT BASA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
MLA Style
.EKSTRAKSI VANADIUM DARI KATALIS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT BASA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
Turabian Style
.EKSTRAKSI VANADIUM DARI KATALIS BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT BASA ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text