<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4138">
<titleInfo>
<title><![CDATA[APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lena Marita / 142010004 Vitri Banimulyanti / 142010017</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ronny Kurniawan, ST., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Suparman Juhanda., M.Eng</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Vitri Banimulyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Kimia]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pirit (FeS2) merupakan salah satu dari jenis mineral sulfida yang umum dijumpai di alam.
Banyak metode yang dapat digunakan untuk memisahkan kandungan logam yang terkandung
di dalam pirit, baik pengolahan secara kimiawi, pengolahan secara biologi, maupun
pengolahan secara fisika. Dalam pemisahan logam, pada umumnya menggunakan proses
ekstraksi tetapi proses ini memiliki kelemahan, salah satunya adalah masalah pelarut yang
digunakan. Pelarut yang digunakan biasanya harus sesuai dengan logam yang akan
dipisahkan. Oleh karena itu, dilakukan alternatif dalam proses ini yaitu dengan melibatkan
mikroorganisme yang dikenal dengan proses bioleaching. Penelitian ini secara umum
bertujuan untuk mempelajari proses ekstraksi logam Fe, Zn, dan Al di dalam mineral pirit
dengan menggunakan proses bioleaching, dan secara khusus bertujuan untuk mengetahui
pengaruh waktu dan jenis mikroorganisme berdasarkan konsentrasi dan yield logam dari hasil
ekstraksi mineral pirit dengan proses bioleaching serta untuk mengetahui pengaruh jenis
mikroorganisme terhadap selektifitas logam-logam yang terekstraksi pada proses bioleaching
dari mineral pirit. Parameter yang digunakan adalah volume mikroorganisme (20% dari total
volume kerja), temperatur bioleaching (35°C), kecepatan pengadukan (70 rpm) dan waktu
bioleaching (10, 20, dan 30 hari); jenis logam yang dianalisis yaitu Al, Zn, Fe; serta jenis
mikroorganisme yang digunakan adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans dan fungi
Aspergillus niger. Analisis yang digunakan yaitu AAS dan ICP/MS. Dari hasil penelitian
diketahui bahwa waktu bioleaching berpengaruh terhadap konsentrasi logam dalam rafinat.
Semakin lama waktu bioleaching maka semakin besar konsentrasi logam dalam rafinat.
Konsentrasi logam tertinggi di dalam rafinat diperoleh sebesar 759 ppm untuk logam Al pada
proses bioleaching menggunakan bakteri Thiobacillus ferooxidans. Sedangkan perolehan
(yield) logam yang tertinggi di dalam rafinat diperoleh sebesar 15,021% (gram/gram) untuk
logam Zn pada proses bioleaching dengan menggunakan Thiobacillus ferooxidans.
Bioleaching menggunakan bakteri Thiobacillus ferooxidans secara umum lebih baik untuk
mengekstraksi logam Fe, Al,dan Zn.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[bioleaching, logam, Thiobacillus ferooxidans, Aspe]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[391TK082014a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[391TK082014a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1188" url="" path="/391TK082014a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Aplikasi Bioleaching dalam Pemisahan Logam dari Batuan Mineral Pirit dengan Menggunakan Bakteri Thiobacillus ferooxidans dan Fungi Aspergillus Niger]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4138]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-04-19 09:25:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>