APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER
Pirit (FeS2) merupakan salah satu dari jenis mineral sulfida yang umum dijumpai di alam.
Banyak metode yang dapat digunakan untuk memisahkan kandungan logam yang terkandung
di dalam pirit, baik pengolahan secara kimiawi, pengolahan secara biologi, maupun
pengolahan secara fisika. Dalam pemisahan logam, pada umumnya menggunakan proses
ekstraksi tetapi proses ini memiliki kelemahan, salah satunya adalah masalah pelarut yang
digunakan. Pelarut yang digunakan biasanya harus sesuai dengan logam yang akan
dipisahkan. Oleh karena itu, dilakukan alternatif dalam proses ini yaitu dengan melibatkan
mikroorganisme yang dikenal dengan proses bioleaching. Penelitian ini secara umum
bertujuan untuk mempelajari proses ekstraksi logam Fe, Zn, dan Al di dalam mineral pirit
dengan menggunakan proses bioleaching, dan secara khusus bertujuan untuk mengetahui
pengaruh waktu dan jenis mikroorganisme berdasarkan konsentrasi dan yield logam dari hasil
ekstraksi mineral pirit dengan proses bioleaching serta untuk mengetahui pengaruh jenis
mikroorganisme terhadap selektifitas logam-logam yang terekstraksi pada proses bioleaching
dari mineral pirit. Parameter yang digunakan adalah volume mikroorganisme (20% dari total
volume kerja), temperatur bioleaching (35°C), kecepatan pengadukan (70 rpm) dan waktu
bioleaching (10, 20, dan 30 hari); jenis logam yang dianalisis yaitu Al, Zn, Fe; serta jenis
mikroorganisme yang digunakan adalah bakteri Thiobacillus ferooxidans dan fungi
Aspergillus niger. Analisis yang digunakan yaitu AAS dan ICP/MS. Dari hasil penelitian
diketahui bahwa waktu bioleaching berpengaruh terhadap konsentrasi logam dalam rafinat.
Semakin lama waktu bioleaching maka semakin besar konsentrasi logam dalam rafinat.
Konsentrasi logam tertinggi di dalam rafinat diperoleh sebesar 759 ppm untuk logam Al pada
proses bioleaching menggunakan bakteri Thiobacillus ferooxidans. Sedangkan perolehan
(yield) logam yang tertinggi di dalam rafinat diperoleh sebesar 15,021% (gram/gram) untuk
logam Zn pada proses bioleaching dengan menggunakan Thiobacillus ferooxidans.
Bioleaching menggunakan bakteri Thiobacillus ferooxidans secara umum lebih baik untuk
mengekstraksi logam Fe, Al,dan Zn.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
MLA Style
.APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
Turabian Style
.APLIKASI BIOLEACHING DALAM PEMISAHAN LOGAM DARI BATUAN MINERAL PIRIT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text