PEMBUATAN ETANOL DARI ALGA HIJAU (ULVA LACTUCA) SECARA BATCH DENGAN BIOREAKTOR TANGKI BERPENGADUK
Alga adalah organisme berkloroplas yang dapat menghasilkan oksigen melalui proses
fotosintesis. Salah satu sumber bahan baku alternatif yang juga dapat digunakan sebagai
penghasil etanol adalah alga. Alga dipilih sebagai bahan baku dalam pembuatan etanol karena
bahan baku ini tidak akan bersaing dengan pangan sehingga tidak akan mengganggu kestabilan
pangan di Indonesia. Alga yang digunakan pada penelitian ini yaitu dari jenis alga hijau (Ulva
lactuca) yang memiliki karbohidrat 46 – 51%. Kandungan karbohidrat dalam alga hijau terdiri
dari glukosa, gula komplek, selulosa, dan hemiselulosa. Dengan adanya kandungan glukosa pada
alga hijau tersebut memungkinkan bisa langsung difermentasi menjadi etanol. Namun untuk
mendapatkan glukosa yang lebih besar, maka perlu dilakukan treatment untuk memecah gula
komplek, selulosa dan hemiselulosa tersebut menjadi glukosa yaitu dengan proses hidrolisis.
Tujuan umum dari penelitian ini yaitu memproduksi etanol dari alga hijau sedangkan tujuan
khusus menentukan kondisi terbaik berdasarkan perlakuan alga hijau sebelum proses fermentasi (
dengan dan tanpa hidrolisis asam) ditinjau dari konsentrasi dan perolehan etanol. Proses
pembuatan etanol dari alga ini dilakukan dengan fermentasi secara batch dalam bioreactor tangki
berpengaduk. Variabel tetap pada penelitian adalah waktu fermentasi yaitu 72 jam dan temperatur
hidrolisis asam (100°C), dan jenis mikroorganisme fermentasi (Saccharomyces cerevisiae).
Sedangkan variabel berubah dari penelitian ini terdiri dari perlakuan bahan baku (dengan dan
tanpa hidrolisis asam) serta konsentrasi asam pada proses hidrolisis yaitu 10% v/v dan 30%v/v.
Hasil penelitian membuktikan bahwa alga hijau (Ulva lactuca) dapat dimanfaatkan sebagai bahan
pembuatan etanol melalui proses fermentasi. Hasil terbaik pada penelitian ini yaitu menggunakan
hidrolisis asam dengan hasil konsentrasi etanol 6,12%, yield etanol berdasarkan berat etanol/
berat alga hijau kering sebesar 1,44% dan yield etanol berdasarkan berat etanol/berat glukosa
terkonsumsi sebesar 15,32%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).PEMBUATAN ETANOL DARI ALGA HIJAU (ULVA LACTUCA) SECARA BATCH DENGAN BIOREAKTOR TANGKI BERPENGADUK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PEMBUATAN ETANOL DARI ALGA HIJAU (ULVA LACTUCA) SECARA BATCH DENGAN BIOREAKTOR TANGKI BERPENGADUK ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
MLA Style
.PEMBUATAN ETANOL DARI ALGA HIJAU (ULVA LACTUCA) SECARA BATCH DENGAN BIOREAKTOR TANGKI BERPENGADUK ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN ETANOL DARI ALGA HIJAU (ULVA LACTUCA) SECARA BATCH DENGAN BIOREAKTOR TANGKI BERPENGADUK ().Teknik Kimia:FTI,2014.Text