// <![CDATA[ISOLASI EUGENOL DARI MINYAK DAUN CENGKEH DENGAN METODE EKSTRAKSI DAN METODE DISTILASI FRAKSINASI]]> Ridho Mirfiza Nur / 142010021 Rizal Achmad Hidayah / 142010026 Dosen Pembimbing 1 Carlina D Ariono. S.T., M.T Dyah Setyo Pertiwi S.T., M.T., PhD
Minyak daun cengkeh (Clove Leaf Oil) merupakan minyak yang diperoleh dari daun cengkeh. Mutu minyak daun cengkeh terutama ditentukan oleh kandungan eugenol dan warna minyak. Eugenol merupakan cairan tidak berwarna atau kuning pucat. Penelitian ini dilakukan pada dua percobaan. Pertama, isolasi eugenol menggunakan metode ekstraksi dengan memvariasikan lama waktu pengendapan (19, 24, dan 36 jam) dan konsentrasi NaOH (3%, 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8%). Kedua, isolasi eugenol menggunakan metode distilasi fraksinasi dengan variasi tekanan vakum (300, 500, dan 600 mmHg) dan suhu pemanasan (210oC, 235oC, dan 242oC. Kondisi terbaik pada isolasi eugenol meggunakan metode ekstraksi yaitu pada konsentrasi NaOH 5%, waktu pengendapan 24 jam dengan kadar eugenol didapat 99% dan % yield 92%. Kondisi terbaik pada isolasi eugenol menggunakan metode distilasi fraksinasi yaitu pada tekanan vakum 300 mmHg dengan titik didih eugenol 215oC. Didapat kadar eugenol 95% dan % yield 59%. Metode terbaik dari hasil isolasi eugenol ini yaitu metode ekstraksi.