// <![CDATA[PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER]]> Andri Nurrohman / 142010027 Eggi Teguh Herdiana / 142010040 Dosen Pembimbing 1 0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. Ronny Kurniawan, S.T., M.T
Batubara merupakan batuan organik yang terbentuk dari sisa tumbuhan dengan unsur penyusun utamanya adalah karbon, hidrogen, nitrogen, sulfur dan oksigen. Di Indonesia, batubara yang sering dijumpai berjenis lignit dan sub-bituminus dengan tingkat kadar air sedang hingga tinggi, untuk meningkatkan kualitas batubara perlu dilakukan pengurangan kadar air dengan cara pengeringan. Tujuan dari penelitian ini secara umum yaitu meningkatkan kualitas batubara jenis Sub-bituminus melalui proses pengeringan dengan rotary dryer ditinjau dari kadar air dan nilai kalor, tujuan secara khusus yaitu mengkaji pengaruh temperatur dan ukuran partikel batubara pada proses pengeringan menggunakan alat pengering rotary dryer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran partikel batubara maka semakin besar jumlah air yang dapat dihilangkan. Semakin tinggi temperatur udara pengering maka semakin besar jumlah air yang dapat dihilangkan. Kondisi terbaik dari hasil penelitian yaitu pada ukuran batubara 20/30 mesh pada temperatur udara pengering 100 oC dengan kadar air batubara sebesar 17,62 %b/b dan nilai kalor batubara sebesar 9.744 Btu/lbm. Sedangkan efisiensi alat ditinjau dari efisiensi panas untuk alat pengering rotary dryer yang digunakan yaitu sebesar 91,89 %.