PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER
Batubara merupakan batuan organik yang terbentuk dari sisa tumbuhan dengan unsur
penyusun utamanya adalah karbon, hidrogen, nitrogen, sulfur dan oksigen. Di Indonesia,
batubara yang sering dijumpai berjenis lignit dan sub-bituminus dengan tingkat kadar air
sedang hingga tinggi, untuk meningkatkan kualitas batubara perlu dilakukan pengurangan
kadar air dengan cara pengeringan. Tujuan dari penelitian ini secara umum yaitu
meningkatkan kualitas batubara jenis Sub-bituminus melalui proses pengeringan dengan
rotary dryer ditinjau dari kadar air dan nilai kalor, tujuan secara khusus yaitu mengkaji
pengaruh temperatur dan ukuran partikel batubara pada proses pengeringan menggunakan
alat pengering rotary dryer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran
partikel batubara maka semakin besar jumlah air yang dapat dihilangkan. Semakin tinggi
temperatur udara pengering maka semakin besar jumlah air yang dapat dihilangkan. Kondisi
terbaik dari hasil penelitian yaitu pada ukuran batubara 20/30 mesh pada temperatur udara
pengering 100 oC dengan kadar air batubara sebesar 17,62 %b/b dan nilai kalor batubara
sebesar 9.744 Btu/lbm. Sedangkan efisiensi alat ditinjau dari efisiensi panas untuk alat
pengering rotary dryer yang digunakan yaitu sebesar 91,89 %.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text
MLA Style
.PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text
Turabian Style
.PENGERINGAN BATUBARA DENGAN ALAT PENGERING ROTARY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text