// <![CDATA[PEMBUATAN TEPUNG GEL LIDAH BUAYA DENGAN ALAT PENGERING SPRAY DRYER]]> Bakti Prasetyo / 142011018 Ilham Husnul Abid / 142011055 Dosen Pembimbing 1 Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Ilham Husnul Abid Penulis 0416087603 - Salafudin S.T., M.Sc.
Lidah buaya (aloe vera) merupakan tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Bagian terpenting yang biasa digunakan dalam pengolahan lidah buaya adalah pada bagian gelnya, akan tetapi sifat gel lidah buaya yang mudah rusak yang diakibatkan kadar air dalam lidah buaya sangat tinggi sehingga daya tahannya sangat rendah terhadap serangan mikroorganisme. Berdasarkan hasil percobaan pendahuluan kadar air yang terkandung di dalam lidah buaya yang digunakan sebesar 98,66% - 99,49% sehingga perlu dilakukan pengolahan ke bentuk dengan kadar air yang lebih rendah, yaitu ke bentuk tepung. Pengolahan ini dilakukan selain bertujuan untuk mengawetkan juga untuk memberikan nilai tambah sehingga lidah buaya tidak dijual dalam bentuk pelepah yang relatif lebih murah. Lidah buaya dalam bentuk tepung memiliki beberapa keuntungan yaitu kandungan nutrisi tetap dan mudah dalam penyimpanan serta transportasi. Penggunaan tepung dalam industri selain lebih praktis juga lebih stabil dan tidak mudah rusak. Proses pengolahan untuk mengawetkan dan mempermudah proses pengolahan lidah buaya, salah satu caranya yaitu dengan cara pengeringan. Di antara alat pengering yang dapat digunakan dalam mengolah lidah buaya menjadi serbuk adalah menggunakan spray dryer. Kelebihan dari alat ini adalah proses kontak yang tidak membutuhkan waktu lama. Penelitian ini dilakukan pada suhu udara pengering 110oC, 145oC dan 170oC dan laju alir umpan 2,9 mL/min, 6,2 mL/min dan 13 mL/min. Proses pengeringan ini dilakukan secara kontinyu dengan prosedur penelitian terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap pengeringan dan tahap analisis. Pada penelitian ini diperoleh kondisi terbaik yaitu pada temperatur 170 oC dan laju alir umpan 2,9 mL/min dengan kadar air umpan sebesar 99,4%, kadar air tepung gel lidah buaya sebesar 9,16%, warna tepung gel lidah buaya krem pucat, kandungan vitamin C 114,15 mg/100 g bahan, kandungan mikroba 5,33.109 sel/g, pH sebesar 5, dan yield sebesar 0,15%.