// <![CDATA[PERANCANGAN SISTEM KONTROL BOILER BERBAHAN BAKAR BIO MASS PADA INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP KAPASITAS 4 KW]]> 0417037701 - Tri Sigit Purwanto, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 MOCHAMAD TAUFIK / 12-2007-004 Penulis Liman H , ST., MT. Dosen Pembimbing 2
Pada instalasi-instalasi pembangkit uap (boiler) modern tindakan pengendalian yang dibutuhkan untuk mengatur seluruh proses pada instalasi pembangkit uap dilakukan secara otomatis. Ada banyak alasan mengapa otomatisasi pada instalasi pembangkit uap dilakukan. Pertama, kontrol otomatis yang dilakukan oleh perangkat kontrol mampu mengurangi tingkat human error pada pengoprasian sistem pembangkit uap yang dapat mencederai atau bahkan menewaskan pekerja dari suatu instalasi pembangkit daya. Kedua, adalah pengontrolan secara otomatis yang dilakukan sebuah sistem kontrol boiler mampu mengurangi jumlah pekerja pada sebuah instalasi pembangkit listrik (PLTU) yang artinya memperbesar effisiensi biaya dari segi gaji pegawai. Ketiga adalah, sebuah sistem kontrol otomatis lebih effisien dibandingkan dengan kontrol manual, karena sebuah kontrol otomatis mampu merespon perubahan kondisi secara cepat dan akurat, dibandingkan dengan seorang oprator. Arduino adalah salah satu perangkat yang mampu mengontrol perubahan-perubahan pada sistem PLTU dengan respon yang baik. Selaik harganya yang ekonomis, Arduno telah membuktikan dirinya sebagai media pengendali yang handal dan aplikatif. Respon Time yang diberikan perangkat kontrol jika ditinjau secara keseluruhan harus mampu memberikan kecepatan respon yang baik, pemilihan komponen perangkat kontrol yang mampu medukung perubahan cepat menjadi priritas utama agar kerja turbin stabil dan produksi listrik yang dihasilkan tidak fluktuatif. Walaupun Overshoot memang tidak dapat dihindari dan terjadi melebihi batas keamanan, tetapi perangkat-perangkat control seperti katup, sensor, dan motor selenoid mampu bekerja diatas tekanan overshoot, dan overshot hanya terjadi maksimum antara 2-4 detik dan hanya sekitar terjadi kenaikan tekanan sebesar 13 Bar sangat jauh berada dibawah kemampuan maksimum kesuluruhan perangkat yang mampu bekerja pada rentang tekanan maksimum 30 Bar.