// <![CDATA[ANALISIS KEKUATAN TARIK ADHESIVE TIPE SINGLE LAP JOINT DENGAN VARIASI PERENDAMAN AIR LAUT]]> Mochamad Alfath Partadimadja/122003046 Dosen Pembimbing 1 Irfan Hilmy. ST.,MT.,PhD Yusril Irwan .,MT
i ABSTRAK Daratan dan lautan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui dapat dimanfaatkan oleh manusia agar bermanfaat dan berguna bagi kehidupan. Bumi terbagi atas 70% lautan dan 30% daratan. Sumber daya yang berada di lautan sangat besar dan banyak dimanfaatkan oleh manusia. Salah satunya minyak bumi yang berada pada dasar laut. Berbagai macam cara untuk memanfaatkan sumber daya alam yang berada di lautan, seperti pemasangan pipa-pipa baja, pembuatan dermaga dan lain-lain. Material atau logam yang berada di laut maupun di daerah sekitar pantai menimbulkan efek korosi yang sangat tinggi, karena sifat air laut yang mempercepat terjadinya korosif terhadap material logam (terutama pada baja). Sambungan pada logam di daerah laut mudah rusak, karena perbedaan material antara bahan material dan bahan dari sambungan tersebut. Unsur kimia air laut dan udara sekitar penyebab besar kekuatan bahan material dan sambungan terhadap korosi berbeda-beda. Semakin meningkatnya penggunaan sambungan dalam proses perakitan pada suatu struktur, semistruktur dan non-struktur, mendorong berbagai ilmuwan untuk mengembangkan suatu teknik sambungan yang lebih maju dibandingkan dengan teknik sambungan yang telah ada sebelumnya. Sambungan yang dinginkan oleh mereka adalah sambungan yang memiliki kekuatan sambungan yang lebih baik, mudah digunakan dan ekonomis dibandingkan dengan sambungan konvensional, seperti : sambungan las, sambungan baut, sambungan paku keling dan lain sebagainya. Salah satu jenis sambungan yang sekarang ini banyak dikembangkan oleh para peneliti adalah jenis sambungan adhesive karena sambungan ini memiliki kriteria seperti yang telah disebutkan tadi. Selain itu, sambungan adhesive ini memiliki berbagai keuntungan lainnya, seperti : mampu menyambung dua buah komponen dengan material yang berbeda, mampu menyambung komponen yang tipis dan mampu menyambung komponen yang memiliki tingkat sensitifitas terhadap panas dan elektrokimia. Bahkan pada saat ini, sambungan adhesive telah diaplikasikan pada body mobil modern, pesawat ruang angkasa dan kapal selam, dikarenakan sambungan adhesive ini bisa menghemat beban sehingga konstruksinya menjadi lebih ringan dan tentu saja hal ini bisa menghemat biaya produksinya. Terdapat berbagai jenis sambungan adhesive seperti : single lap, double lap, scarf, bevel, step, butt strap, double butt strap, tubular lap dan lain sebagainya. Namun, dikaitkan dengan geometrinya yang sederhana dan pengaplikasiannya yang lebih luas, studi penelitian yang sering digunakan pada sambungan adhesive ini adalah tipe sambungan single lap joint.