// <![CDATA[PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN DI KAB. BANDUNG BARAT]]> INTAN DWIANA AMRA / 21.2007.093 Dosen Pembimbing 1 Utami, Ir., MT. Dr. R Prajudi H, ST., MT.
Pasar, merupakan tempat terjadinya transaksi bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan, baik itu pasar tradisional maupun pasar modern. Kebutuhan masyarakat akan tempat yang aman, nyaman, efisien dan efektif tidak bisa dipungkiri, dibuktikan dengan adanya sebagian masyarakat saat ini yang enggan untuk berbelanja di pasar tradisional yang terkesan becek, kumuh, berdesak-desakan yang memungkinkan terjadinya kejahatan serta sirkulasi udara yang tidak baik. Sebagian masyarakat yang rata-rata merupakan golongan menengah keatas tersebut cenderung berbelanja di pasar modern, meskipun harganya jauh lebih mahal. Namun ada pula sebagian masyarakat yang sangat merasa nyaman berbelanja di pasar tradisional walaupun dengan keadaan kumuh dan tidak aman. Hal ini di karenakan harga yang relatif murah dan terjangkau bagi kalangan menengah kebawah. Dalam dunia bisnis memperoleh keuntungan yang setinggi-tingginya merupakan faktor utama yang harus dicapai. Maka dari itu di rancang sebuah pasar dengan tema “keharmonisan arsitektural” yang efisien untuk para konsumen dimana pada satu bangunan massa terdapat dua tradisi dan sistem pasar yang berbeda tetapi disatukan dalam satu konsep yang serupa. Misalnya ; hypermart, supermarket, carrefour dan toserba merupakan pasar modern dimana konsumen tidak berhubungan langsung dengan penjual. Sedangkan pasar tradisional dirancang dengan gaya modern yang nyaman, bersih dan teratur serta di selaraskan dengan pasar modern tetapi tidak merubah kebiasaan tawar menawar sebagaimana layaknya yang merupakan ciri khas dari pasar tradisional pada umumnya. Melihat permasalahan-permasalahan diatas bangunan “Pasar Tradisional dan Pasar Modern di Kab. Bandung Barat” merupakan sarana yang berperan penting untuk dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang praktis.