// <![CDATA[ANALISIS RISK BASED INSPECTION (RBI) PADA SEPARATOR BERDASARKAN STANDAR API 581]]> Ahmad Taufik, M.Eng., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 0417037701 - Tri Sigit Purwanto, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Aldy Ridwan Dosen Pembimbing 1 Aldy Ridwan/ 12-2008-085 Penulis
Metoda Risk Based Inspection (RBI) adalah suatu metoda menggunakan risiko sebagai dasar untuk melakukan pengelolaan aktivitas inspeksi. Metoda RBI API 581 memiliki tiga tingkat analisis risiko, yaitu: analisis kualitatif, analisis semi-kuantitatif, dan analisis kuantitatif. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menentukan tingkat risiko, menentukan umur sisa peralatan dan menentukan perencanaan jadwal inspeksi. Peralatan yang dilakukan analisis RBI yaitu Test Separator, Production Separator dan Gas lift Separator. Metode RBI yang digunkan pada peralatan tersebut adalah analsis RBI semikuantitatif, dari hasil analisa tersebut didapatkan tingkat risiko Test Separator 2-D (Medium Risk), Production Separator 4-D (Medium-High Risk) dan Gas Lift Separator 4-D (Medium-High Risk). Umur sisa peralatan Test Separator 22,19 tahun, Production Separator 32,2 tahun dan Gas Lift Separartor 7,6 tahun. Setelah didapat umur sisa dari peralatan maka dapat ditentukan jadwal inspeksi untuk setiap peralalatan yaitu: Test Separator April 2026, Production Separator Juli 2028 dan Gas Lift Separator September 2013. Perhitungan terhadap konsekuensi kegagalan hanya konsekuensi keterbakaran saja, karena jumlah mayoritas dari material representatifnya adalah gas yaitu 50%, heavy crude oil 30% dan air 20%. Material representative yang dipilih untuk analisa tersebut adalah gas methane yang memiliki normal boiling point yang terkecil.