ANALISIS JARAK SPAN MEKSIMUM PIPA MENGGUNAKAN TEORI TEGANGAN BENDING MAKSIMUM


Pada sistem pemipaan umumnya menggunakan tumpuan di sepanjang pipa, dengan jarak antara tumpuan yang relatif teratur. Ada banyak jenis tumpuan pada sistem pemipaan, secara umum ada tumpuan fix yang biasa di sebut anchor, tumpuan vertikal stop, dan masih banyak lagi yang lain. Dalam penentuan jarak tumpuan banyak hal yang harus dipertimbangkan, seperti beban yang di alami oleh pipa selama pipa beroprasi yang disebut beban sustained dan ada juga beban yang di alami sesekali dalam waktu operasi yang disebut beban occasional. Dalam penelitian kali ini lebih menitik beratkan perancangan jarak span akibat beban sustained atau bisa di sebut beban mati pipa, tetapi tidak mengabaikan beban occasional dengan mengalokasikan lebih besar tegangan izin material pipa untuk beban – beban yang tidak terduga tersebut. Adapun tegangan yang di akibatkan oleh tekanan fluida ini meliputi tegangan hoop, tegangan longitudinal, dan tegangan radial. Beban akibat massa dan tumpuan mengakibatkan tegangan bending, yang menyebabkan konstruksi pipa melendut, hal tersebut yang merupakan batasan dan acuan penentuan jarak span. Penentuan jarak span ini juga beracuan kepada standart ASME B31.1 Power Piping dan beberapa referensi lain yang berkaitan. Dari hasil perhitungan di dapat jarak span maksimum untuk material pipa ASTM A 312 TP 316 L dengan NPS 12 Sch 30 adalah 11 m, dengan tegangan bending yang terjadi dari tegangan izin material 108.284 MPa. Sedangkan standart ASME memberikan saran jarak span sebesar 7 m untuk tegangan bending yang di izinkan 15.8 MPa. Sehingga saran dari ASME B31.1 dirasa terlalu kecil untuk tegangan izin pipa yang cukup besar. Selain itu dari sekian banyak jenis material dan schedule pipa yang berfariasi dengan kondisi kerja yang berbeda pula, menjadikan saran jarak span dari standart ASME B31.1 masih terlalu umum.
Kata Kunci : sustained, occasional, bending, span,ASME.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Deddy Kurniawan / 12-2009-017 - Personal Name
Ali Attamimi, S.T.,M.T - Personal Name
No. Panggil
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2013
Jurusan Teknik Mesin
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2013).ANALISIS JARAK SPAN MEKSIMUM PIPA MENGGUNAKAN TEORI TEGANGAN BENDING MAKSIMUM().Teknik Mesin:FTI

.ANALISIS JARAK SPAN MEKSIMUM PIPA MENGGUNAKAN TEORI TEGANGAN BENDING MAKSIMUM().Teknik Mesin:FTI,2013.Text

.ANALISIS JARAK SPAN MEKSIMUM PIPA MENGGUNAKAN TEORI TEGANGAN BENDING MAKSIMUM().Teknik Mesin:FTI,2013.Text

.ANALISIS JARAK SPAN MEKSIMUM PIPA MENGGUNAKAN TEORI TEGANGAN BENDING MAKSIMUM().Teknik Mesin:FTI,2013.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id