// <![CDATA[ANALISIS FATIK PADA BATANG KANTILEVER DENGAN BEBAN LENTUR]]> Ali Attamimi, S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 Hendri Sutrisma / 122005042 Penulis
Pembebanan berulang akan memperlemah komponen mesin atau suatu struktur pada waktu tertentu, walaupun tegangan yang terjadi pada bagian tersebut lebih kecil daripada batas tegangan yang diijinkan, sehingga pada penelitian ini perlu dilakukan pengujian fatik untuk batang kantilever dengan beban lentur. Pada penelitian ini, penulis melakukan pengujian terhadap batang kantilever berpenampang lingkaran yang bertakik dengan diameter poros 7 mm untuk bahan AISI 1045. Analisis fatik ini menggunakan metoda eksperimental, metoda elemen hingga (ansys), dan perhitungan manual untuk mendapatkan umur material berupa siklus atau putaran. Pembebanan selain menggunakan beban lentur sebesar 114 N, dalam hal ini juga dilakukan pembebanan dengan beban lentur yang bervariasi, seperti beban lentur dengan besar 90 N, 100 N, 105 N, 110 N, 114 N, 116 N, 120 N, dan 140 N. Pada beban lentur yang bervariasi, perhitungan siklus dilakukan pada secara manual dan dilakukan dengan metoda elemen hingga (ansys). Pada beban lentur dengan besar 114 N, dapat dilakukan dengan ketiga metoda di atas. Untuk menentukan besar tegangan yang terjadi dengan beban sebesar 114 N, sehingga akan didapatkan umur material yang berupa siklus sebesar 13971 cycle dan waktu 9,98 menit dari analisis fatik tersebut. Dari hasil simulasi ansys, perhitungan secara teoritik, dan hasil pengujian akan diperoleh jumlah siklus dan waktu dengan beban lentur sebesar 114 N untuk mendapatkan hasil error dengan membandingkan ketiga metoda tersebut. Dari hasil perbandingan antara ketiga metoda di atas, harga error yang paling besar didapat pada perbandingan antara perhitungan dan pengujian sebesar 8,5 %. Karena untuk mendapatkan hasil umur material pada perhitungan teoritik, lebih banyak membutuhkan parameter-parameter seperti batas ketahanan spesimen, kekuatan lelah, faktor keamanan, dan sebagainya. Kata kunci: Fatik, umur, kantilever