// <![CDATA[PERANCANGAN DAN PENGUJIAN SISTEM HIDROLIK LIFTING TABLE KAPASITAS MAKSIMUM 250 KG DENGAN AIR TO HYDRAULIC PRESSURE BOOSTER]]> MANSUR EPENDI / 122009013 Dosen Pembimbing 1 Iwan Agustiawan, Ir, M.T. Usep Ali Albayumi, Ir.
Pada perkembangan teknologi di industri saat ini, banyak industri yang menggunakan sistem hidrolik dan pneumatik untuk proses produksi atau alat berat. Dalam perkembangannya dibentuklah penggabungan dari sistem hidrolik dan pneumatik yang disebut dengan air to hydraulic pressure booster. Alat ini berfungsi untuk meningkatkan tekanan. Pada masukan input berasal dari kompresor berupa tekanan udara pada silinder pneumatik digabungkan dengan silinder hidrolik sehingga output yang dihasilkan akan berupa tekanan hidrolik dan diteruskan pada aktuator hidrolik pengangkat. Tujuan dari perancangan yaitu memperoleh rancangan gabungan sistem hidrolik dan pneumatik menggunakan air to hydraulic pressure booster yang diaplikasikan pada sebuah lifting table, mengetahui parameter – parameter yang diperlukan dalam perancangan dan menganalisis perbandingan tekanan air pressure dengan hydraulic pressure yang terdapat pada booster. Perancang sistem hidrolik lifting table dilakukan dengan metode perhitungan secara teoritik dan pengujian untuk mendapatkan hasil perbandingan terkait dengan efisiensi sistem tersebut. Dari hasil perhitungan secara teoritik dan pengujian pada booster perbandingan luas penampang silinder pneumatik booster yaitu 4,415x10-3 m2 dan silinder hidrolik booster yaitu 4,9x10-4 m2 menghasilkan tekanan 9 kali lipat dari tekanan inputnya, maka dapat disimpulkan bahwa luas penampang silinder pada booster sangat mempengaruhi tekanan yang dihasilkan. Kata Kunci : sistem hidrolik dan pneumatik, hydraulic booster, pressure booster.