// <![CDATA[ANALISIS BEBAN PENDINGINAN RUANG KELAS 11301 ITENAS DAN SIMULASI FLUENT 6.3.26]]> Ario Adiguna ZN / 122012067 Dosen Pembimbing 1 Noviyanti Nugraha, ST.,MT Dr.Ing.Moh. Alexin Putra
Udara panas menyebabkan rasa tidak nyaman untuk beraktifitas, terutama apabila berada dalam ruang yang tertutup dengan sirkulasi udara yang terbatas. Demikian pula kondisi ruangan kelas, kondisi yang tertutup, cahaya matahari yang menembus langsung melalui jendela kaca, ditambah dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak, menambah panas ruangan tersebut sehingga mahasiswa akan menjadi mudah berkeringat, merasa kepanasan dan sangat tidak nyaman. Dari permasalahan tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melakukan perhitungan beban pendinginan dan melakukan simulasi untuk mengetahui distribusi temperatur dan kecepatan aliran udara pada ruang kelas 11301 gedung 11 ITENAS, sehingga nantinya dapat memberikan rekomendasi dan saran terbaik untuk membuat ruang kelas 11301 memiliki temperatur yang nyaman untuk belajar. Perhitungan beban pendinginan menggunakan metode Cooling Load Temperature Different (CLTD) berdasarkan American Society of Heating, Refrigerating and Air Conditioning Engineers (ASHRAE) Handbook Fundamental 2005 dan simulasi software menggunakan GAMBIT dan FLUENT. Dari hasil perhitungan dan simulasi didapatkan beban pendinginan maksimum yang dihasilkan pada temperatur target perancangan 22oC adalah 9093,28 Watt, maka jumlah AC yang dibutuhkan adalah 2 unit AC (@2PK) dan temperatur kondisi dengan AC dan pintu tertutup lebih rendah dibandingkan temperatur kondisi tanpa AC dan pintu terbuka, temperaturnya 24oC dapat dijaga jika menggunakan AC. Kata kunci : Beban pendinginan, Sistem pendingin, Simulasi software