// <![CDATA[KAJI EKSPERIMENTAL ALIRAN AIR DALAM PIPA PVC]]> Marsono ST., MT Dosen Pembimbing 2 Dr. Ing. M. Alexin Putra Dosen Pembimbing 1 CECEP NURSANDI / 12-2010-018 Penulis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerugian tekanan pada pipa lurus, elbow merk rucika, elbow merk jaya, tee merk rucika dan tee merk jaya. Dimana pada belokan tee salah satu ujungnya ditutup sehingga berfungsi seperti elbow. Rangkaian perpipaan dibuat dengan spesifikasi pipa lurus yang digunakan adalah PVC Class AZ dengan tekanan kerja (8 kg/ ). Debit fluida yang digunakan yaitu 20, 25, 30 dan 35 l/min kemudian dipasang alat ukur manometer air pada posisi 1, 2 sebelum elbow dan 3,4 setelah elbow sehingga kerugian tekanan dapat kita ketahui dari perbedaan hasil pengukuran pada posisi tersebut. Dari eksperimen diperoleh kerugian tekanan ( P) yang dihitung berdasarkan ketinggian air di manometer. Data hasil eksperimen dibandingkan dengan cara melakukan perhitungan secara teori dan simulasi software CFD (Computational Fluid Dynamics). Hasil eksperimen pada debit 20 l/min menunjukan kerugian tekanan pada elbow rucika 978 Pa, tee rucika 606 Pa, tee jaya 528 Pa dan elbow jaya 449 Pa, dari teori pada debit 20 l/min menunjukan kerugian tekanan pada elbow rucika 940 Pa, tee rucika 663 Pa, tee jaya 512 Pa dan elbow jaya 466 Pa, dan dari software pada debit 20 l/min menunjukan kerugian tekanan pada elbow rucika 907,1 Pa, tee rucika 741,1 Pa, tee jaya 736,7 Pa dan elbow jaya 575 Pa. Dari hasil pengujian ini didapat bahwa semakin tinggi debit maka kerugian tekanan semakin besar hal ini ditunjukan oleh ketiga metode yang dilakukan, elbow rucika dan tee rucika memiliki kerugian yang cukup besar dibanding elbow jaya dan tee jaya, hal ini disebabkan oleh bentuk geometri yang cukup rumit. Kata kunci : CFD, Elbow, kerugian tekanan