// <![CDATA[KOMPOSIT ANTI PELURU DENGAN SERAT BAMBU DAN PELAT BAJA YANG DI HEATREATMENT]]> Yusril Irwan, ST., MT Dosen Pembimbing 1 AGUS FIRMANSYAH / 12-2009-088 Penulis
Plastik ber-alumunium foil (Al-Pe) yang digunakan untuk kemasan makanan adalah sebuah limbah yang belum begitu dimanfaatkan secara maksimal di Indonesia. Padahal jumlah kapasitas Al-Pe pada bekas kemasan – kemasan makanan disetiap tahunnya di Indonesia sangat melimpah. Limbah Al – Pe sangat potensial digunakan sebagai matriks bahan baru pada komposit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat komposit anti peluru yang terbuat dari limbah Al-Pe dan Pe (plastik) sebagai matriks dan serat bambu dan baja karbon rendah sebagai seratnya. Pembuatan komposit anti peluru ini diawali dengan pencacahan Al-Pe dan Pe dengan perbandingan 3 :1 (3 untuk Al – Pe dan 1 Pe). Proses pembuatan komposit dilakukan dengan pengepressan panas pada suhu 200oC - 250oC selama 30 menit. Pengujian karakteristik yang dilakukan adalah untuk mengetahui kekuatan tarik, nilai kekerasan pada baja, dan uji balistik dengan senapan otomatis. Hasil uji keras dengan mesin Rockwell pada baja sesudah diberikan perlakuan panas (heat treatment) adalah 72,4HRB,73,4HRB,73,5HRB. Hasil untuk uji tarik adalah 109 N/mm2 dan untuk uji balistik pada jarak 5m dan 10m dengan peluru revolver 38Spc komposit anti peluru, sedangkan dengan menggunakan peluru Kal.5.56 x 45mm komposit tembus tidak anti peluru.