RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AUTOMATIC SHOOTING REST
Telah dirancang shooting rest yang digerakan oleh motor listrik. Shooting rest merupakan suatu alat yang digunakan untuk membantu proses penembakan, shooting rest yang telah dirancang memerlukan kontrol untuk dapat mengoperasikannya. Sistem yang diperlukan diantaranya microcontroller untuk pembacaan dari software ke motor listrik, dipengujian ini arduino digabungkan dengan software LabVIEW. Pada dasarnya pengujian ini untuk membantu suatu senapan untuk menembak secara otomatis dengan mengembangkan dudukan senjata (basegun) dan mengadopsi sistem turret gun yang bisa digerakan secara bebas dengan bantuan motor DC servo, pada sistem gerakan motor telah dirancang di dalam software LabVIEW. Automatic shooting rest ada beberapa bagian, yaitu rangka utama, motor servo, joystick dan kamera webcam. Metodologi yang dilakukan adalah mengetahui data-data shooting rest, seperti dimensi yang digunakan untuk mempertimbangkan dimensi atau penempatan motor. penentuan mekanisme gerak, penentuan syarat batas motor, pemilihan software, microkontroller yang dipakai, pembuatan antarmuka arduino dengan aktuator dan pembuatan program, diteruskan dengan pelaporan. Rangka utama adalah bagian yang mengumpulkan seluruh bagian shooting rest, dalam pengujian ini menggunakan motor servo continous yang dipasangkan pada poros berulir tingkat 1 dan tingkat 2 sedangkan motor servo standar digunakan untuk menggerakan trigger. Webcam yaitu bagian pengumpulan visual yang berada didepan untuk ditampilkan pada monitor agar mempermudah melihat target.
Kata kunci : Arduino, motor servo, labview dan joystick
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AUTOMATIC SHOOTING REST ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AUTOMATIC SHOOTING REST ().Teknik Mesin:FTI,2014.Text
MLA Style
.RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AUTOMATIC SHOOTING REST ().Teknik Mesin:FTI,2014.Text
Turabian Style
.RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL AUTOMATIC SHOOTING REST ().Teknik Mesin:FTI,2014.Text