// <![CDATA[KARBURASI PADAT DENGAN ARANG PADA SPROKET SEPEDA MOTOR DENGAN VARIASI TEMPERATUR]]> SUSANTO BUDY DARMAWAN / 122009014 Penulis Yusril Irwan, ST., MT Dosen Pembimbing 1
Sproket pada sepeda motor yang berpasangan dengan rantai merupakan salah satu komponen yang berfungsi menstransmisikan daya. Di pasaran beredar beberapa macam produk sproket sepeda motor mulai dari produk orisinil yang berharga mahal, hingga produk-produk non orisinil yang relatif lebih murah. Harga produk orisinil saat ini sekitar tiga kali lipat dari harga produk tiruan. kualitas produk non orisinil pun patut dipertanyakan,melihat perbedaan harga yang cukup besar ini. Perbedaan harga ini di karenakan kualitas yang berbeda diantara kedua jenis sproket di atas. Sproket non orisinil memiliki karakteristik mekanik yang rendah dibanding orisini. Dalam proses pembuatan sproket non orisinil yang berbahan baja karbon rendah tanpa melakukan proses perlakuan khusus, sehingga beberapa sifat mekanik seperti kekerasan pada permukaannya sangat rendah di banding sproket orisinil. Oleh karena itu dalam penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekerasan permukaan dari sproket non orisinil dengan metoda karburising padat. Karburising padat yang dilakukan menggunakan arang tempurung kelapa dengan kadar karbon yang tinggi yaitu 83 %. Parameter yang di capai dalam penelitian ini adalah besarnya temperatur pemanasan untuk mendapatkan kekerasan permukaan dari sproket non orisinil sehingga mendekati harga kekerasan sproket orisinil. Temperatur pemanasan yang di rencanakan adalah 300°C, 400 °C, 450 °C, 500 °C,600 °C dengan holding time selama 30 menit. Penelitian ini diawali dengan persiapan sproket orisinil 1pcs yaitu sebagai acuan dan sproket non orisinil 5pcs , kemudian sproket tersebut di tempelkan dengan tanah liat yang telah dicampur dengan arang. Tanah liat berfungsi untuk meningkatkan kerekatan antara arang dengan permukaan sproket, lalu sproket tersebut di panaskan pada variable temperatur diatas. Diharapkan dari hasil proses karburising tersebut didapatkan parameter temperatur yang tepat, sehingga dapat menjadi acuan bagi pembuat sproket non orisinil agar kualitas dari produk non orisinil dapat mendekati kualitas sproket orisinil