// <![CDATA[PENGUKURAN KERATAAN DAN KESEJAJARAN PADA UJI KELAIKAN MACHINING CENTER TIPE MCV - 300.]]> RIKO OKTAVIAN / 12.1999.203 / MS Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD YUHAN, IR., MT
Mesin perkakas memegang peranan penting dalam suatu unit produksi maupun pada industri manufacturing. Tingkat ketelitian mesin perkakas yang digunakan untuk memproduksi suatu produk akan menentukan tingkat ketelitian produk yang dihasilkan. Untuk mengetahui tingkat ketelitian dari mesin perkakas tersebut, maka harus dilakukan suatu uji kelaikan yang sesuai dengan prosedur pengujian mesin perkakas. Telah banyak dikembangkan prosedur pengujian mesin perkakas oleh pihak produsen mesin perkakas, dan dirangkum oleh Organisasi Standardisasi Internasional (ISO) sehingga prosedur tersebut dapat diterima secara luas. Salah satu bentuk pengujian kelayakan terhadap mesin perkakas adalah pengujian ketelitian geometrik. Pengujian ketelitian geometrik ini mencakup beberapa jenis yaitu kelurusan, kerataan, kesejajaran, ketegaklurusan serta rotasi. Pada Tugas Akhir ini penulis akan melakukan pengujian ketelitian geometrik yang hanya mencakup dua sifat permukaan yaitu pengujian kerataan dan kesejajaran pada uji kelaikan mesin perkakas tipe MCV-300, adapun prosedur pengujian yang digunakan adalah ISO (International Standard Organization) 10791-2: 2001. Pengujian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan besarnya penyimpangan yang terjadi pada pengujian Kerataan (Flatness) dan pengujian Kesejajaran (Paralellism), sehingga akan diketahui kelaikan mesin perkakas tipe MCV-300 yang dimiliki Laboratorium CNC Jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional – Bandung. Pengujian kerataan dan kesejajaran pada uji kelaikan mesin perkakas tipe MCV-300, menghasilkan nilai penyimpangan yang masih dalam batasan toleransi ISO 10791-2:2001. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa mesin perkakas yang dimiliki oleh Laboratorium CNC Jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Bandung, memiliki kelaikan untuk memproduksi produk dengan besarnya penyimpangan dalam batas toleransi ISO 10791-2:2001.