// <![CDATA[PERANCANGAN DAN MEKANISME MESIN PENCETAK BATU BATA MERAH BERKAPASITAS 8 BUAH PER MENIT.]]> HEDI ANGGARA / 12.2002.087 / MS Dosen Pembimbing 1 0419045902 - Encu Saefudin Ir, MT Tito Shantika
Batu bata merupakan salah satu bahan bangunan yang masih banyak dipakai oleh masyarakat hingga saat ini. Pada umumnya proses pembuatan batu bata terdiri dari empat proses yaitu proses pengadukan, proses pencetakan, proses pengeringan dan proses pembakaran. Sebagian besar industri pembuat batu bata berskala kecil membuat batu bata secara tradisional. Salah satu proses pembuatan batu bata yaitu proses pencetakan. Proses inilah yang menghasilkan kualitas, bentuk, dan jumlah batu bata per harinya. Oleh karena itu untuk menghasilkan jumlah bata bata yang lebih banyak dari proses tradisional maka penulis berusaha merancang suatu mekanisme pencetak yang sederhana, perawatannya mudah dan biaya produksi yang relatif terjangkau. Proses perancangan mengacu pada metode Pahl dan Beitz. Proses awal yaitu melakukan penjabaran tugas untuk mendapatkan spesifikasi awal dari perancangan, memilih sketsa konsep yang sesuai dengan spesifikasi, menghitung kebutuhan daya minimal yang diperlukan penggerak, menghitung dimensi komponen dan membuat gambar rancangan beserta keterangan komponenkomponennya. Dari hasil proses perancangan diperoleh suatu rancangan mesin pencetak batu bata merah berpenggerak motor listrik 0,5 hp dengan mekanisme geneva empat slot sebagai pembagi putaran meja cetak. Putaran output meja sebesar 2 rpm dan engkol penekan sebesar 8 rpm. Rancangan mesin ini menggunakan meja cetak dengan 4 buah cetakan dan dapat menghasilkan batu bata merah sebanyak 8 buah/menit.