// <![CDATA[PEMBUATAN BRIKET SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF.]]> ZAM ZAM NURJAMAN / 12.2002.185 / MS Dosen Pembimbing 1 Dr. Willy Adriansyah, Ir.
Limbah sekam padi merupakan hasil sampingan dari kegiatan industri penggilingan padi. Limbah sekam padi selama ini pemanfaataannya belum maksimal, sehingga disekitar penggilingan padi sering terlihat gunungan sekam padi yang lama kelamaan bertambah tinggi. Sekam padi yang didalamnya mengandung unsur karbon sangatlah potensial untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Dalam hal ini sekam yang berupa butiran akan dijadikan briket sekam dengan penambahan perekat (binder) sehingga menghasilkan bahan bakar alternatif dan bernilai ekonomis. Pembuatan briket yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa proses antara lain: persiapan peralatan dan bahan baku, pencampuran bahan baku, dan proses pengempaan menggunakan alat kempa, tekanan pengempaan berasal dari dongkrak hidrolik berkekuatan 20 ton. Percobaan ini memvariasikan binder yang digunakan seperti tanah liat, tepung kanji dan lem kayu. Dengan demikian diharapkan diperoleh briket dengan nilai ekonomis yang tinggi dan untuk mengetahui kualitas briket yang dihasilkan dilakukan dengan cara menjatuhkan briket sekam padi, bertujusn untuk mengetahui kekerasnya dan daya rekat binder pada briket sekam padi yang dihasilkan. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh briket dengan kondisi terbaik menggunakan lem kayu sebagai binder dengan komposisi 100 gram sekam padi dan 10 gram lem kayu. Nilai ekonomis pada pengangkutan bertambah, sebelum di briket ongkos pengiriman perkilogram sekam padi adalah Rp. 94,00 tetapi setelah di briket menjadi Rp 39,00.