// <![CDATA[PERANCANGAN, PEMBUATAN SERTA PENGUJIAN SIKLON DAN BURNER PADA REAKTOR GASIFIKASI SEKAM SISTEM KONTINU.]]> NANAN RUSTANDI / 12.2000.091 / MS Dosen Pembimbing 1 Encu Saefudin, Ir., M.T. Dr. Willy Adriansyah, Ir.
Kebutuhan akan energi terus meningkat namun cadangan bahan bakar minyak semakin menipis, karena itu perlu dicari pengganti energi bahan bakar ini. Biomassa merupakan sumber energi potensial karena sifatnya yang dapat diperbarui. Salah satunya adalah sekam atau kulit padi merupakan produk limbah pertanian dengan nilai kalor pembakaran rendah (LHV) relatif tinggi yaitu sebesar 14.150 kJ/kg. Untuk memperoleh kalor ini dilakukan pembakaran. Kalor dari sekam didapat dalam bentuk gas yang dihasilkan selama gasifikasi. Pada gasifikasi sekam, gas yang dihasilkan masih bercampur dengan partikel-partikel (abu), karena itu dilakukan pemisahan abu dan gas hasil gasifikasi dengan menggunakan alat penyaring. Siklon merupakan alat pemisah campuran debu dan gas dengan memanfaatkan efek gaya sentrifugal. Efisiensi pemisahan merupakan kriteria utama pada desain siklon. Konsumsi sekam pada gasifikasi adalah hal penting dalam pemanfaatan sekam secara hemat dan efisien, dalam hal ini kalor yang dimanfaatkan bukanlah dari pembakaran sekam secara langsung, tetapi dari gas hasil gasifikasi yang telah dilakukan pembakaran dengan menggunakan alat pembangkit nyala (burner). Efisiensi pemisahan siklon yang didapat dari hasil perancangan sebesar 99,7 persen, sedangkan daya gas pada burner yang dihasilkan sebesar 41,26 kW.