<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4538">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERANCANGAN ALAT UJI PENYEIMBANG SHAKING  FORCE AKIBAT BERTAMBAHNYA VOLUME SILINDER PADA ENGINE SEPEDA MOTOR YAMAHA CRYPTON.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>R. YULIARSO DWI ANANTO / 12.2003.030 / MS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Mesin]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2008]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang sangat
digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini. Seperti halnya kendaraan lain yang
lazim ditemukan di jalan raya, sepeda motor juga menggunakan mesin dengan
ruang bakar dalam (internal combustion engine).
Sepeda motor kini mulai digunakan sebagai sarana hobi, diantaranya
para pehobi kecepatan. Para pehobi ini merasa kurang puas dengan prestasi
mesin standar, sehingga muncul keinginan untuk meningkatkan prestasi sepeda
motor. Caranya dengan menambah volume silinder. Dengan atau tanpa disadari,
meningkatkan volume isi silinder dengan cara memperbesar diameter torak akan
mengakibatkan bertambahnya massa torak. Bertambahnya massa dari torak akan
mengakibatkan bertambah besarnya gaya getar (shaking force) yang terjadi.
Mekanisme engkol torak digunakan dalam mesin dengan ruang bakar
dalam (internal combustion chamber). Dimana terdapat komponen yang bergerak
translasi yaitu torak, dan bergerak rotasi yaitu poros engkol. Torak menyebabkan
gaya inersia dengan arah translasi, dan poros engkol menyebabkan gaya inersia
dengan arah rotasi. Gaya-gaya inersia inilah yang kemudian diteruskan ke
struktur sepeda motor, dan disebut dengan gaya getar (shaking force).
Bertambahnya massa torak akan mengakibatkan getaran pada struktur
yang makin besar akibat bertambahnya gaya getar (shaking force). Engine
Yamaha Crypton mengalami peningkatan volume silinder dari 102 cc menjadi
135 cc. Berangkat dari sinilah, perlu adanya upaya penyeimbangan akibat
bertambahnya massa torak. Massa torak standar adalah 94 gram, sedangkan
massa torak diperbesar adalah 110 gram. Gaya getar (shaking force) yang terjadi
pada saat putaran 6500 rpm adalah 1575 N untuk massa torak standar, 1833,74
N untuk massa torak diperbesar. Dengan adanya penambahan massa
penyeimbang tambahan pada poros engkol sebesar 25 gram pada jari-jari 38,5
mm dan sudut antar massa </note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[769MS042008a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3763" url="" path="/769MS042008a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERANCANGAN ALAT UJI PENYEIMBANGAN SHAKING FORCE AKIBAT BERTAMBAHNYA VOLUME SILINDER PADA ENGINE SEPEDA MOTOR YAMAHA CRYPTON]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4538]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-06-20 11:20:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>