<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4553">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMBUATAN DAN PENGUJIAN SISTEM KONVERSI ENERGI ANGIN ( SKEA ) TIPE HORIZONTAL DENGAN SUDU GABUNGAN ANTARA ROTOR SAVONIUS DAN ROTOR MAGNUS.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SAUT PARULIAN / 12.2000.088</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Mesin]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2008]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi yang semakin
pesat mengakibatkan kebutuhan akan energi listrik di Indonesia juga meningkat
dengan signifikan yang berimbas pada konsumsi akan sumber energi fosil juga
semakin meningkat karena sebagian besar pembangkit energi listrik di Indonesia
menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar. Akibat eksploitasi yang
berlebihan, sumber energi tersebut diperkirakan akan habis. Diversifikasi energi
(penganekaragaman energi) menjadi langkah alternatif untuk mengurangi
ketergantungan terhadap energi fosil. Pemanfaatan energi angin sebagai energi
yang tak terbatas mulai dikembangkan di negara-negara maju dan berkembang.
Disamping itu isu pemanasan global (global warming) dan perubahan
iklim (climate change) beberapa tahun terakhir ini yang disebabkan oleh gas
buang rumah kaca dari sisa pembakaran sistem-sistem yang menggunakan bahan
bakar fosil sebagai bahan bakar juga sangat berpengaruh terhadap
pendiversifikasian energi yang dilakukan di Indonesia maupun negara-negara
lainnya.
Pada penelitian ini akan dikaji tentang aplikasi prototipe SKEA tipe
horizontal (HWAT) dari pemodelan yang telah dilakukan oleh Maria F. Sutanto.
SKEA yang dibuat menggunakan sudu dari penggabungan dua jenis SKEA tipe
vertikal, yaitu : Savonius dan Magnus rotor yang dimodifikasi hingga menjadi
satu kesatuan sudu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh
karakteristik (putaran rotor, torsi dan daya) dari SKEA yang dibuat pada kondisi
perubahan kecepatan angin yang terjadi di lokasi pengujian sehingga dari
karakteristik tersebut dapat dijadikan bahan acuan dalam pemilihan jenis alat
dan kapasitas alat yang akan diterapkan pada subsistem konversi energi.
Dari perkiraan data pengujian yang didapat, SKEA dapat menghasilkan
torsi sebesar 88,29 Nm dan daya sebesar 1849,2 Watt. Berdasarkan hal tersebut
dapat dinyatakan bahwa SKEA dapat diaplikasikan, namun penelitian lebih lanjut
perlu dilakukan untuk mendapatkan ketahanan,kekuatan dan efisiensi yang lebih
baik.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[784MS052008a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3785" url="" path="/784MS052008a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PEMBUATAN DAN PENGUJIAN SISTEM KONVERSI ENERGI ANGIN (SKEA) TIPE HORIZONTAL DENGAN SUDU GABUNGAN ANTARA ROTOR SAVONIUS DAN ROTOR MAGNUS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4553]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-06-21 09:08:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>