// <![CDATA[TERMINAL TERPADU KELAS B KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> La Ode Abdullah Al Syafaat/212006099 Dosen Pembimbing 1 Ir. I.P.W. Thomas Brunner, MM. Ir. Udjianto Pawitro, MSP.
Terminal terpadu merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting pada suatu daerah, terutama menjadi tempat bergabungnya beberapa jenis moda angkutan masal. Oleh sebab itu sangat penting kabupaten Bandung Barat harus memiliki terminal terpadu mengingat daerah tersebut memiliki perkembangan penduduk yang pesat setiap tahunnya. Terminal terpadu Kabupaten Bandung Barat di rencanakan akan melayani >5000 orang perhari yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang dan masuk dalam kategori terminal terpadu kelas B. Bangunan terminal terpadu didesain dengan mengusung tema “Struktur Sebagai Ekspresi Bangunan” hal ini tidak terlepas dari menjaga eksistensi Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) yang sangat kuat pada daerah setempat. Bentuk bangunan di desain berbentuk persegi panjang, bentuk ini merupakan bentuk pada umumnya terminal. Bentuk persegi panjang dibagi dua yang dihubungkan dengan sebuah selasar penghubung, tiap bentuk tersebut berfungsi sebagai terminal kedatangan dan terminal keberangkatan. Sistem struktur yang digunakan, yaitu sistem rangka kaku konstruksi beton bertulang dan komposit ( upper structure ), sedangkan untuk struktur pondasi menggunakan pondasi tiang pancang dan plat poer ( sub structure ), untuk struktur atap merupakan jenis bentang lebar yang menggunakan rangka baja satu layer yang menumpu pada kolom dengan menggunakan sistem joint sendi yang bertujuan menghindari momen pada tumpuan. Sistem struktur yang di pilih melalui beberapa pertimbangan sehingga sangat statis dan aman untuk suatu bangunan seperti terminal terpadu. Hasil rancangan terminal terpadu kabupaten Bandung Barat di harapkan meningkatkan pelayanan publik, menciptakan bangunan yang dapat merespon lingkungan sekitar serta menampilkan aspek keindahan struktur pada bangunan terminal terpadu tersebut