EVALUASI LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITAR KAWASAN PERDAGANGAN GUNUNGSARI
Perkembangan Kotamadya DT ll Cirebon akan mendorong bertambahnya
kebutuhan ruang kegiatar bagi penduduknyq baik dari segi kuantitas maupuri kualitas
yang salah satunya adalah kebutuhan ruang untuk kegiatan perekonomian. Penggunaan lahan yang meningkat di suatu lokasi akan mengakibatkan tambahan bangkitan lalu lintas pada jaringan jalan yang ada. Pembebanan lalu lintas yang melebihi kapasitas jalan akan menyebabkan kemacetan lalu lintas akibat tingginya volume lalu lintas dan berkurangnya kapasitas jalan. Hal ini terutama terjadi pada jam puncak kegiatan yang volume lalu lintasnya berada pada volume maksimum.
Pembangunan kawasan perdagangan Gunungsari menimbulkan dampak bangkitan
lalu lintas pada ruas-ruas jalan Dr. Cipto, Jl. Tentara Pelajar, Jl. RA Kartini, den Jl.
Samiaji. Pada keadaan sistem aktivitas tidak didukung sistem transportasi yang baik dan volume kendaraan melebihi kapasitas jalan, maka akan menyebabkan aksesibilitas
terganggu. Dengan pengaturan transportasi yang baik dan terencana maka perubahan
pada suatu subsistem tidak akan memberikan dampak negatif pada subsistem lainnya.
Studi ini bertujuan untuk menata kembali sistem transportasi kota yang terletak pada jaringan jalan di sekitar kawasan perdagangan Gunungsari dengan sasaran memperkirakan bangkitan yang terjadi di kawasan tersebut, mencari pengaruh pembangunan kawasan tersebut terhadap lalu lintas di sekitamya, mengkaji penataan
jaringan jalan serta memperkirakan kinerja transportasi setelah pembangunan kawasan
perdagangan Gunungsari selesai. Metoda analisis yang digunakan dalam evaluasi lalu lintas pada studi ini adalah dengan analisis bangkitan perjalanan yang terdiri dari tiga kegiatan, yaitu pusat perbelanjaan, teatre, dan hotel, analisis v/c ratio, dan analisis pola
jaringan jalan. Hasil-hasil yang diperoleh pada analisis diolah berdasarkan teknik analisis pada Highway Capacity Manual (Transportation Research Board, Washington DC,1993).
Kesimpulan studi ini adalah dengan melihat permasalahan lalu lintas dan kenaikan volurne kendaraan pada ruas Jalan T Pelajar sebesar 36-39% dan pada ruas Jalan RA
Kartini sebesar 30% diberikan beberapa solusi yang terdiri dari 3 (tiga) konsep manajemen transportasi. Ketiga konsep yang diusulkan pada penanganan lalu lintas, yang terdiri dari Manajemen Supply, Manajemen Dernand dan Kombinasi Supply-Demand diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan lalu lintas pada dua ruas jalan tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1997).EVALUASI LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITAR KAWASAN PERDAGANGAN GUNUNGSARI ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITAR KAWASAN PERDAGANGAN GUNUNGSARI ().Teknik Planologi:FTSP,1997.Text
MLA Style
.EVALUASI LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITAR KAWASAN PERDAGANGAN GUNUNGSARI ().Teknik Planologi:FTSP,1997.Text
Turabian Style
.EVALUASI LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITAR KAWASAN PERDAGANGAN GUNUNGSARI ().Teknik Planologi:FTSP,1997.Text