PENGARUH PEMBANGUNAN EKONOMI TERHADAP URBANISASI DI WILAYAH PEMBANGUNAN BOTABEK TAHUN 1984-1993
Wilayah Pembangunan Botabek secara geografis letaknya berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, dekat berbagai fasilitas distibusi perdagagan intemasional dan pasar domestik. Melihat kondisi demikian, perkembangan Wilayah Pembanguaan Botabek sangat dipengaruhi perkembangan DKI Jakarta terutama dalarn menampung limpahan penduduk, sesuai dengan fungsinya sebagai wilayah penyangga yang dapat menampung kegiatan-kegiatan yang sudah dirasakan jenuh oleh DKI Jakarta, dan pelindung terhadap kegiatan-kegiatan yang akan merusak lingkungan.
Atas dasar tersebut, studi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pembangunan ekonomi dapal mempengaruhi urbanisasi dan menentukan sektor produksi kegiatan ekonomi manakah yang mempunyai pengaruh terhadap peningkatan urbanisasi di Wilayah Pembangunan Botabek. Hal ini perlu diketahui lebih jauh agar pihak pemerintah pusat (nasional) tidak terlalu memfokuskan Wilayah Pembangunan Botabek sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi kepadatan penduduk di DKI Jaharta tetapi membuat kota tandingan di propinsi lain guna mengatasi permasalahan tersebut.
Dengan menggunakan metode analisis plotting, korelasi moment produk pearson regresi linier sederhana dan elastisitas yang membandingkan PDRB per kapita dengan proporsi penduduk perkotaan terhadap penduduk keseluruhan guna melihat hubungan keterkaitan dan pergeseran di antara dua variabel tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan penggunaan teknik analisis input-output guna melihat pengaruh yang ditimbulkan sektor produksi kegiatan ekonomi terhadap peningkatan urbanisasi, maka diperoleh beberapa temuan, yaitu:
1. Perkembangan perekonomian yang ditujukkan dengan PDRB per kapita mempunyai pengaruh terhadap tingkat urbanisasi di Wilayah Pembangunan Botabek. Namun pengaruh tersebut tidak bersifat langsung dalam pengertian bahwa perubahan yang terjadi pada perekonomian Wilayah Pembangunan Botabek tidak secara langsung mengubah tingkat urbanisasi. Dengan demikian ada faktor penarik lainnya yang mempengaruhi tingkat urbanisasi di Wilayah Pembangunan Botabek, selain perkembangan perekonomian.
2. Dengan menggunakan metode input-output yang dimodifikasi, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sektor produksi industri pengolahan sangat dominan dan mempunyai pengaruh dalam penguatan struktur perekonomian Wilayah Pembangunan Botabek. Hal ini terlihat dari besarnya nilai indeks daya penyebaran (IDP) dan indeks derajat kepekaan (IDK) yang diperoleh sektor produksi industri pengolahan tersebut.
Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pembangunan ekonomi yang terjadi di Wilayah Pembangunan Botabek memiliki pengaruh terhadap urbanisasi di Wilayah Pembangunan Botabek sendiri dan sektor produksi yang paling berpengaruh terhadap urbanisasi di Wilayah Pembangunan Botabek adalah sektor produksi industri pengolahan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1998).PENGARUH PEMBANGUNAN EKONOMI TERHADAP URBANISASI DI WILAYAH PEMBANGUNAN BOTABEK TAHUN 1984-1993 ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH PEMBANGUNAN EKONOMI TERHADAP URBANISASI DI WILAYAH PEMBANGUNAN BOTABEK TAHUN 1984-1993 ().Teknik Planologi:FTSP,1998.Text
MLA Style
.PENGARUH PEMBANGUNAN EKONOMI TERHADAP URBANISASI DI WILAYAH PEMBANGUNAN BOTABEK TAHUN 1984-1993 ().Teknik Planologi:FTSP,1998.Text
Turabian Style
.PENGARUH PEMBANGUNAN EKONOMI TERHADAP URBANISASI DI WILAYAH PEMBANGUNAN BOTABEK TAHUN 1984-1993 ().Teknik Planologi:FTSP,1998.Text