STUDI PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA
Studi ini disusun sebagai antisipasi dari rencana perubahan status kota Administratif Tasikmalaya yang dalam waktu dekat akan berubah statusnya meningkat menjadi Kotamadya. Perubahan status Kotif Tasikmalaya menjadi Kotamadya tentunya membawa dampak pada perlunya persiapan Pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat II Tasikmalaya yang pada saat ini masih berada di dalam wilayah kota Administratif Tasikmalaya dan menyiapkan lokasi Ibu Kota Kabupaten baru yang berada di wilayah wewenang Pemerintahan Kabupaten Dati II Tasikmalaya.
Pemisahan Kabupaten Dati II Tasikmalaya menjadi 2 wilayah Tingkat II, yaitu Kotamadya Dati II Tasikmalaya dan Kabupaten Dati II Tasikmalaya, secara tata ruang hal ini merupakan suatu langkah untuk mengendalikan dan menahan laju pertumbuhan yang lebih pesat di wilayah Kota Administratif Tasikmalaya pada khususnya dengan tujuan untuk:
1. Mengimbangi pertumbuhan di wilayah Kota Administratif Tasikmalaya, sehingga tercapai pemerataan pembangunan dan efisiensi ekonomi.
2. Merangsang perkembangan di pusat-pusat kegiatan lainnya di luar Kota Administratif Tasikmalaya dengan pembenahan infrastruktur, kemudahan investasi dan relokasi sebagian fungsi-fungsi perkotaan yang semula disandang oleh Kota Administratif Tasikmalaya.
Analisis penentuan ibukota Kabupaten Darti II Tasikmalaya didasarkan pada pertimbangan studi-studi terdahulu tentang penentuan lokasi ibukota kebupaten, dengan menggunakan tiga faktor penentu (tiga aspek pendekatan) dan pertimbangan lain dari pandangan-pandangan ahli perencanaan serta teori-teori yang menunjang. Faktor-faktor tersebut adalah faktor teknis, strategis, dan administratif. Faktor-faktor penentu tersebut diolah untuk penilaian kecamatan-kecamatan yang berpotensi sebagai calon lokasi ibukota kabupaten melalui metoda analisis faktor dan metoda facility location for network model yaitu mencari jarak minimum antar berbagai kecamatan sebagai calon lokasi ibukota kabupaten, sehingga diperoleh lokasi terpilih yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai ibu kota kabupaten yang baru.
Hasil pengolahan dengan menggunakan kedua metoda tersebut di dapat bahwa lokasi terbaik sebagai calon lokasi Ibukota Kabupaten Tasikmalaya yang baru terletak di Kecamatan Karangnunggal, dimana kecamatan ini nantinya akan merupakan pusat utama bagi wilayah kabupaten dan memegang peranan penting sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pusat aktivitas dan pelayanan bagi penduduk kabupaten, juga merupakan daya pendorong utama di dalam menjalankan perkembangan ke seluruh Wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Lokasi ini memiliki beberapa keuntungan yang sangat baik karena tingkat pencapaian dari seluruh wilayah sangat baik dan terletak di jalur regional. Keuntungan lainnya ialah letak wilayahnya du selatan sehingga diharapkan nantinya dengan pengembangan ibukota kabupaten di kecamatan ini dapat mempercepat perkembangan wilayah selatan yang selama ini selalu tertinggal dari wilayah utara sehingga pemerataan pembangunan dapat terealisasikan selain dapat mengatasi permasalahan-permasalahan lainnya yang ada di wilayah ini.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1999).STUDI PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.STUDI PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,1999.Text
MLA Style
.STUDI PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,1999.Text
Turabian Style
.STUDI PENENTUAN LOKASI IBUKOTA KABUPATEN TASIKMALAYA ().Teknik Planologi:FTSP,1999.Text