// <![CDATA[PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN ANYAMAN MENDONG SEBAGI KEGIATAN EKONOMI LOKAL DALAM MENDORONG PENGEMBANGAN WILAYAH]]> A. Zaenudin - 242001055 Penulis Ira Irawati, S.T.,M.T. Shinta Kusumawati, S.T.
Praktek perencanaan pengembangan wilayah yang bersifat terpusat dan mengejar pertumbuhan perekonomian nasional telah gagal mencapai tujuan utamanya yaitu mengatasi ketimpangan wilayah. Berdasarkan hal tersebut, pendekatan perencanaan pengembangan wilayah yang menekankan pada pengembangan lokal (Local Development) dengan mengandalkan sumber daya lokal sebagai kunci pengembangan wilayah merupakan alternatif bagi pengembangan wilayah. Hal itu selaras dengan diberlakukan Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang otonomi daerah. Salah satu kegiatan ekonomi lokal adalah industri kerajinan anyaman mendong di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis prospek pengembangan industri kerajinan anyaman mendong sebagai kegiatan ekonomi lokal dalam mendorong pengembangan wilayah di Kabupaten Tasikmalaya. Untuk mengetahui prospek pengembangan industri kerajinan anyaman mendong sebagai kegiatan ekonomi lokal dalam mendorong pengembangan wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, maka dilakukan identifikasi terhadap kondisi industri kerajinan anyaman mendong berdasarkan kondisi faktor-faktor produksi (modal, bahan baku, tenaga kerja, teknologi dan inovasi serta pemasaran) dan identifikasi terhadap kebijakan serta peran pemerintah dalam pengembangan industri kerajinan anyaman mendong di Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu untuk mengetahui prospek pengembangan industri kerajinan anyaman mendong sebagai kegiatan ekonomi lokal dalam mendorong pengembangan wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, perlu juga melakukan analisis penyerapan tenaga kerja, nilai tambah dan pendapatan pelaku industri kerajinan anyaman mendong. Dengan mengetahui prospek atau tidaknya industri kerajinan anyaman mendong tersebut, maka dapat ditentukan langkah-langkah yang tepat untuk pengembangannya. Industri kerajinan anyaman mendong sebagai kegiatan ekonomi lokal dalam mendorong pengembangan wilayah di Kabupaten Tasikmalaya Berdasarkan hasil analisis, industri kerajinan anyaman mendong di Kabupaten Tasikmalaya merupakan kegiatan ekonomi lokal. Dalam prospek pengembangan industri kerajinan anyaman mendong terdapat faktor-faktor yang mendukung dan faktor-faktor yang kurang mendukung prospek pengembangan, tetapi secara keseluruhan industri kerajinan anyaman mendong di Kabupaten Tasikmalaya memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan. Faktor-faktor yang mendukunga antara lain tingginya potensi pemasaran dan memiliki dukungan sumberdaya manusai yang terampil dan berpengalaman cukup lama. Sedangkan faktor-faktor yang kurang mendukung prospek pengembangan antara lain kurangnya ketersediaan bahan baku dan adanya kesulitas dalam penyediaan modal karena tingkat suku bunga yang kurang kondusif.