Detail Cantuman

PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)

PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)


Garut merupakan salah satu kabupaten dalam lingkup Provinsi Jawa Barat yang memiliki potensi dan permasalahan yang spesifik. Karakteristik sosial budaya, keanekaragaman sumber daya serta keindahan alamnya merupakan daya tarik tersendiri bagi tumbuh dan berkembangnya aktifitas kehidupan. Hal ini berimplikasi terhadap meningkatnya tekanan terhadap kebutuhan lahan dan ruang. Luas kawasan hutan di Kabupaten Garut pada tahun 2004 yaitu sebesar 107.865 Ha (35% dari luas Kabupaten Garut). Selain itu, terdapat juga lahan kritis di luar kawasan hutan yang pada tahun 2004 tercatat seluas 69.115 Ha, sedangkan lahan kritis di dalam kawasan hutan mencapai 15.864 Ha. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan kawasan hutan di Jawa Barat pada umumnya dan Kabupaten Garut pada khususnya yang akan menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan yang berlanjut dengan semakin banyaknya lahan kritis di kawasan ini adalah dengan mengembangkan kawasan budidaya terutama kawasan budidaya yang dapat mendukung fungsi lindung, karena keberadaan lahan kritis tersebut akan mengakibatkan lahan-lahan menjadi tidak produktif.
Berdasarkan kondisi seperti ini, untuk mengembalikan fungsi produksi kawasan tersebut perlu dilakukan upaya pengembangan komoditas-komoditas yang dapat membantu meningkatkan kondisi sosial dan perekonomian masyarakat di kawasan budidaya yang berfungsi lindung (kawasan penyangga) dan dari pengembangan komoditas-komoditas tersebut diharapkan dapat merehabilitasi kawasan hutan atau non hutan yang telah rusak, sehingga fungsi konservasi dapat tercapai. Komoditas yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah tanaman sengon/albasia, tanaman kopi dan lebah madu.
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui peluang tanaman sengon/albasia, tanaman kopi dan lebah madu jika dikembangkan pada kawasan budidaya yang berfungsi lindung sebagai bentuk usaha peningkatan sosial ekonomi masyarakat dan mendukung fungsi lindung di Kabupaten Garut. Dengan dikajinya permasalahan tersebut maka dapat diketahui peluang pengembangan tanaman sengon, tanaman kopi dan lebah madu di Kabupaten Garut. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, metode analisis overlay dan metode analisis kelayakan usaha (NPV, BCR dan IRR). Hasil akhir yang diharapkan dari penelitian ini yaitu diketahuinya peluang pengembangan tanaman sengon, tanaman kopi dan lebah madu pada kawasan budidaya fungsi lindung di Kabupaten Garut.
Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, metode analisis overlay dan medote analisis kelayakan usaha didapat hasil bahwa tanaman sengon/albasia, tanaman kopi dan lebah madu memiliki peluang yang cukup besar jika dikembangkan pada kawasan budidaya fungsi lindung di Kabupaten Garut. Selain dapat mengurangi jumlah lahan kritis. Pengembangan ketiga komoditas ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kontribusinya terhadap penyerapat tenaga kerja dan tingkat pendapatan masyarakat dan memiliki daya dukung lingkungan melalui potensinya menambah tingkat infiltrasi dan mengurangi run off.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang M. SADLI ARDIANSYAH / 242001065 - Personal Name
ALI SYAH RIZAL / 242001077 - Personal Name
EPRAN SEPTIANSYAH / 242002051 - Personal Name
Akhmad Setiobudi, Ir, M.T., - Personal Name
Wida Supardi, S.T. - Personal Name
No. Panggil 273PL042007a
Subyek potensi
Budidaya
Lindung
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2007
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2007).PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)().Teknik Planologi:FTSP

.PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text

.PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text

.PENGEMBANGAN POTENSI KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PENDUKUNG FUNGSI LINDUNG DI KABUPATEN GARUT (STUDI KASUS : TANAMAN SENGON, TANAMAN KOPI DAN LEBAH MADU)().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id