PERAN OBJEK WISATA WADUK JATILUHUR TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA
Dampak positif yang diberikan oleh kegiatan pariwisata adalah memberikan pendapatan yang besar berupa devisa, pajak dan retribusi bagi suatu negara atau wilayah yang mengembangkan pariwisata sebagai industri, serta memberikan efek pengganda yang besar dalam perekonomian setempat dan sekitarnya (Soekadijo, 1995). Oleh karena itu, Objek Wisata Waduk Jatiluhur seharusnya dapat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan seharusnya mampu berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dapat dilihat dari jumlah masyarakat yang bekerja dan pendapatan penduduk yang meningkat.Berdasarkan kondisi saat ini, fenomena yang terjadi diObjek Wisata Waduk Jatiluhur yaitu masyarakat kurang merasakan dampak positif secara ekonomi dan pemerintah kurang memperhatikan Objek Wisata Waduk Jatiluhur sebagai salah satu sumber pendapatan daerahnya. Oleh karena itu, tujuan studi ini adalah mengetahui seberapa besar Objek Wisata Waduk Jatiluhur dapat memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan penduduk di sekitar objek wisata, serta penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Purwakarta. Pengidentifikasian tingkat penyerapan tenaga kerja penduduk sekitar dilakukan melalui perbandingan antara jumlah tenaga kerja lokal pada sektor pariwisata dengan keseluruhan tenaga kerja yang terdapat di sekitar wilayah studi. Sedangkan untuk identifikasi peningkatan pendapatan penduduk, metode analisis yang digunakan yaitu model Keynesian I untuk memperkirakan besar efek pengganda dari konsumsi tenaga kerja industri pariwisata pada kegiatan ikutan pariwisata. Untuk aspek pendapatan daerah denganmenggunakan analisis perbandingan. Berdasarkan hasil analisis, penyerapan tenaga kerja penduduk sekitar pada industri pariwisata di Objek Wisata Waduk Jatiluhur pada tahun 2005 ternyata memiliki peranan yang tidak begitu penting, dengan nilai 0,13%. Angka tersebut termasuk dalam kategori rendah menurut WTO (nilai antara 1,28% - 0). Ini berarti penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata khususnya Objek Wisata Waduk Jatiluhur jika dibandingkan dengan sektor lain tergolong rendah/ kecil. Akan tetapi, penyediaan lapangan kerja oleh Objek Wisata Waduk Jatiluhur dapat menyerap 69,50% penduduk sekitar. Disisi lain, industri pariwisata di Objek Wisata Waduk Jatiluhur ternyata membawa pengaruh kepada pendapatan penduduk sekitar pemilik usaha kegiatan ikutan pariwisata. Bila dilihat kontribusinya terhadap pendapatan daerah, Objek Wisata Waduk atiluhur hanya memberikan kontribusi yang kecil (untuk pajak sebesar 1,36% dan retribusi 0,36%). Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa peran Objek Wisata Waduk Jatiluhur terhadap masyarakat sekitar maupun pendapatan daerah Kabupaten Purwakarta masih rendah. Sehingga diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan peran tersebut terkait dengan ditetapkannya Objek Wisata Waduk Jatiluhur sebagai pariwisata andalan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PERAN OBJEK WISATA WADUK JATILUHUR TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PERAN OBJEK WISATA WADUK JATILUHUR TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.PERAN OBJEK WISATA WADUK JATILUHUR TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.PERAN OBJEK WISATA WADUK JATILUHUR TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR DAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text