PENILAIAN KEGIATAN EKOWISATA DI KAWASAN LINDUNG ( STUDI KASUS BUMI PERKEMAHAN CIKOLE KEC. LEMBANG - KAB. BANDUNG )
Bumi Perkemahan Cikole adalah salah satu obyek wisata yang
terletak di Kecamatan Lembang. Setiap obyek wisata yang akan
dikembangkan tentunya tidak lepas dari pembangunan sarana dan
prasarana yang akan melengkapi kegiatan wisatanya. Kecamatan Lembang
sendiri merupakan kawasan lindung, di mana setiap pengembangannya
harus berdasarkan ketentuan yang berlaku, ditambah lagi sejak
dikeluarkannya SK MENHUT No. 195/kptps/II/03 pada tanggal 4 Juli
2003 yang berisi perluasan hutan lindung di Kawasan Bandung Utara
maka secara langsung Bumi Perkemahan Cikole yang terletak di
Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, termasuk dalam kawasan
lindung. Mengingat salah satu permasalahan dalam pengembangannya
adalah kawasan ini berfungsi sebagai kawasan lindung, maka
pengembangan yang dilakukan harus diarahkan menjadi pariwisata
dengan konsep ekowisata.
Studi ini menilai kegiatan ekowisata di Bumi Perkemahan Cikole
berdasarkan kriteria fisiknya. Sasaran yang ingin dicapai dari studi
ini meliputi (1) Teridentifikasinya kriteria-kriteria kegiatan
ekowisata yang berpengaruh pada pemenuhan kriteria ekowisata di
wilayah studi, serta (2) Membandingkan kriteria kegiatan ekowisata
dengan kondisi Bumi Perkemahan Cikole.
Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif,
yaitu dengan menggambarkan kondisi eksisting Bumi Perkemahan Cikole
melalui observasi dan survey primer, untuk kemudian membandingkannya
dengan kriteria-kriteria fisik ekowisata yang telah diidentifikasi
berdasarkan pedoman/standar dan kajian literatur. Terdapat 7 (tujuh)
kriteria fisik ekowisata yang akan dibandingkan langsung dengan
kondisi eksisting Bumi Perkemahan Cikole, yang kemudian akan dinilai
tingkat pemenuhannya.
Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan beberapa
hal yang terkait dengan kriteria yang digunakan, dimana dari 6
(enam) kriteria yang ada, hanya 1 (satu) kriteria yang telah
terpenuhi dengan baik, yaitu kriteria kegiatan ekowisata yang
memiliki dampak minimal terhadap lingkungannya selama masa
konstruksi dan operasinya. Lima kriteria lainnya masih belum/tidak
terpenuhi dengan baik, sehingga pada kesimpulan terdapat rekomendasi
studi yang dapat mengarah pada penanganan agar semua kriteria
terpenuhi dengan baik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PENILAIAN KEGIATAN EKOWISATA DI KAWASAN LINDUNG ( STUDI KASUS BUMI PERKEMAHAN CIKOLE KEC. LEMBANG - KAB. BANDUNG ) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENILAIAN KEGIATAN EKOWISATA DI KAWASAN LINDUNG ( STUDI KASUS BUMI PERKEMAHAN CIKOLE KEC. LEMBANG - KAB. BANDUNG ) ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.PENILAIAN KEGIATAN EKOWISATA DI KAWASAN LINDUNG ( STUDI KASUS BUMI PERKEMAHAN CIKOLE KEC. LEMBANG - KAB. BANDUNG ) ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.PENILAIAN KEGIATAN EKOWISATA DI KAWASAN LINDUNG ( STUDI KASUS BUMI PERKEMAHAN CIKOLE KEC. LEMBANG - KAB. BANDUNG ) ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text