KETERKAITAN KONDISI PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROPINSI JAWA BARAT.
Perkembangan dan pertumbuhan suatu wilayah merupakan cerminan perkembangan sektor-sektor fisik, sosial dan ekonomi yang terdapat di dalamnya. Konsep mengenai kehidupan yang layak bukan hanya mencakup pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup hak dan kebebasan manusia. Saat ini, kita tidak bisa lagi melihat pembangunan dari sisi pertumbuhan ekonomi semata tetapi kita juga perlu memperhatikan pembangunan manusia. Sejak tahun 2001 pemerintah Propinsi Jawa Barat telah menetapkan pembangunan manusia sebagai fokus kebijakannya, dalam hal ini manusia tidak hanya sebagai alat pembangunan tetapi juga sebagai tujuan akhir pembangunan. Kondisi perekonomian dilihat dari indikator ekonomi makro yang meliputi: LPE, PDRB perkapita, jumlah penduduk miskin, jumlah tenaga kerja dan investasi. Sedangkan Indikator pembangunan manusia dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Kemiskinan Manusia (IKM). Sejalan dengan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara kondisi perekonomian dan indikator pembangunan manusia terhadap pencapaian pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat, sebagai masukan dalam peningkatan pencapaian pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat. Dari tujuan tersebut diambil langkah-langkah yaitu: teridentifikasinya kondisi perekonomian dan indikator pembangunan manusia tiap kabupaten/kota di Propinsi Jawa Barat; teridentifikasinya keterkaitan antara kondisi perekonomian dan indicator pembangunan manusia; evaluasi kinerja pembangunan antara kondisi perekonomian dan indikator pembangunan manusia terhadap pencapaian pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat. Untuk menganalisis permasalahan di atas dilakukan metode analisis korelasi product moment pearson yaitu untuk mencari ada tidaknya hubungan antara kondisi perekonomian dan indikator pembangunan manusia terhadap peningkatan pencapaian pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat, dan metode analisis menggunakan diagram Kartesius untuk mengetahui kinerja variabel-variabel yang dianalisis. Akhirnya, dengan adanya studi ini diharapkan dapat diketahui keterkaitan antara kondisi perekonomian dan pembangunan manusia terhadap peningkatan pencapaian pembangunan manusia, sebagai masukan dalam peningkatan pencapaian pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya keterkaitan kondisi perekonomian (Laju Pertumbuhan Ekonomi, PDRB perkapita dan penduduk miskin) dan pembangunan manusia (IPM dan IKM) terhadap peningkatan pembangunan manusia di Propinsi Jawa Barat.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).KETERKAITAN KONDISI PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROPINSI JAWA BARAT. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KETERKAITAN KONDISI PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROPINSI JAWA BARAT. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.KETERKAITAN KONDISI PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROPINSI JAWA BARAT. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.KETERKAITAN KONDISI PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROPINSI JAWA BARAT. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text