PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL.
Berlakukannya undang –undang otonomi Daerah No. 32 tahun 2004 mengenai otonomi daerah diharapkan setiap pemerintah daerah mampu mengelola dan mengembangkan potensi daerahnya secara mandiri, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerahnya sendiri dan mampu bersaing dengan daerah lain. Salah satu cara untuk mengembangkan perekonomian suatu daerah yaitu dengan konsep pembangunan ekonomi lokal (Local Economic Development,) karena pada dasarnya mengelola dan memanfaatkan potensi-potensi sumberdaya lokal (daerahnya sendiri).
Studi ini dilakukan di Kabupaten Sumedang, dimana daerah ini sejak tahun 1917 telah berkembang kegiatan usaha lokal yaitu industri tahu dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Permasalahannya adalah beberapa tahun terakhir jumlah industri tahu di Kabupaten Sumedang mengalami kemunduran, sehingga perlu diketahui bagaimana peranan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menanggapi permasalahan tersebut dan memacu perkembangan industri tahu itu sendiri.
Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peranan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam pengembangan industri tahu. Peranan pemerintah tersebut dilihat berdasarkan pendapat Blakely yaitu peranan pemerintah sebagai entreupreneur, fasilitator, koordinator dan stimulator.
Metodologi penelitian yang dilakukan dengan melakukan studi literatur dan pengumpulan data primer kepada pengusaha industri tahu dan para ahli/pakar untuk mengidentifikasi dinas/instansi mana saja yang terkait langsung berdasarkan tingkat pengaruhnya. Metode analisis yang digunakan dalam studi ini adalah analisis identifikasi stakeholder untuk mengetahui pihak dari Pemerintah Kabupaten Sumedang, baik dari dinas maupun instansi. Selanjutnya, analisis deskriptif kualitatif terhadap hasil wawancara terhadap responden (para ahli dan pengusaha industri tahu) mengenai peran pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap pengembangan ekonomi lokal (industri tahu) mengenai realisasi kegiatan dinas/instansi bersangkutan.
Berdasarkan analisis dari hasil wawancara, diketahui bahwa peranan Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui dinas/instansinya dalam pengembangan ekonomi lokal (industri tahu), yaitu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menengah (UKM) berperan sebagai fasilitator, Dinas Perindustrian dan perdagangan berperan sebagai fasilitator dan entreupreneur, dan Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan tidak berperan sebagai apa pun, baik itu entreupreneur, koordinator, fasilitator, dan stimulator.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
MLA Style
.PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL. ().Teknik Planologi:FTSP,2007.Text