// <![CDATA[POLA BUDAYA SUNDA DALAM POLA RUANG KAMPUNG PULO KABUPATEN GARUT]]> Rd. ARRIANI ARDI KARTIKA / 242001083 Penulis
Kampung Pulo, merupakan kampung tradisional yang terletak di tengah-tengah Desa Cangkuang. Kampung Pulo merupakan suatu perkampungan tradisional karena masyarakatnya masih sangat kuat dalam memegang tradisi peninggalan leluhurnya. Hingga saat ini masih terdapat nilai-nilai dari Budaya Sunda yang mendasari sebagian besar tradisi masyarakat di Kampung Pulo. Tradisi masyarakat tersebut mengikat warganya serta menimbulkan interaksi terhadap pola ruang permukiman yang terbentuk di wilayahnya. Masyarakat Kampung Pulo mempertahankan lingkungan permukimannya dengan cara mengikuti nilai serta tradisi yang berlaku dalam lingkungan sosial masyarakatnya tanpa mengabaikan kebutuhan terhadap ruang yang dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang kehidupan mereka. Analisis yang dilakukan pada studi ini menggunakan pendekatan model analisis etnografi yang bertujuan untuk menemukenali kondisi sosial budaya Masyarakat Sunda dan Kampung Pulo. Setelah menentukan beberapa kriteria dari aspek sosial budaya yang menimbulkan adanya interaksi dalam pembentukan pola permukiman kemudian langkah selanjutnya adalah membandingkan pola tata ruang Sunda dengan pola tata ruang Masyarakat Kampung Pulo yang dilihat dari segi tata ruang mikro dan makronya. Secara umum, permukiman tradisional Masyarakat Kampung Pulo memiliki persamaan dengan pola permukiman Masyarakat Sunda demikian pula dengan daur hidup yang dilakukannya. Perbedaan dengan Masyarakat Sunda dalam bentuk pelaksanaan upacara adat dan peraturan adat merupakan ciri khas dari tatanan kehidupan Masyarakat Kampung Pulo.