// <![CDATA[PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TERMINAL TERPADU PADALARANG PADA KAWASAN BANDUNG BARAT]]> FARID AMHAR/212008063 Dosen Pembimbing 1
Moda transportasi pada zaman sekarang bukanlah hal yang baru, karena hampir tiap hari masyarakat menggunakannya. Moda transportasi merupakan alat/teknik/cara untuk melawan jarak/mempersingkat jarak yang dipergunakan oleh manusia dalam menjalankan segala macam dan bentuk aktivitas kehidupannya. Transportasi memegang dalam kehidupan manusia, timbul tuntutan untuk menyediakan sarana dan prasarana transportasi agar pergerakan mereka dapat berlangsung secara aman, nyaman, teratur, dan lancar serta ekonomis dari segi waktu maupun biaya.Dalam pencapaian pembangunan nasional peranan transportasi memiliki posisi yang penting dan strategi dalam pembangunan, maka perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu. Untuk terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda yang lancar dan tertib maka ditempat-tempat tertentu perlu dibangun dan diselenggarakan terminal terpadu. Di sisi lain terminal dapat menjadi tempat untuk kegiatan social dan bisnis antar masyarakat. Tetapi dalam kenyataannya banyak di antara terminal-terminal yang memiliki permasalahan khusus, hal ini membuat para penggunan (user) yang menggunakan terminal kurang mengetahui dalam pencapaian. Kodisi saat ini yang ada di Kabupaten Bandung Barat, angkutan umum seperti Bis AKDP, Angkot dan Delman sangat tidak beraturan dan tersebar pada beberapa titik lokasi. Oleh karena itu perlu penataan yang lebih serius, agar dapat terwujud suatu terminal terpadu yang refresentatif. Hal ini mendasari rencana pembangunan terminal terpadu yang dikelola secara professional. Perencanaan terminal terpadu yang mana dirancang memiliki koneksi dengan terminal Kereta Api dengan sirkulasi sebagai penghubung di dalam pendesainannya, dengan menyediakan fasilitas terminal terpadu yang sehat bagi pengguna (user )serta meningkatkan kapasitas dan kualitas area terminal, yang diharapkan menjadi terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda yang lancar dan tertib di Kabupaten Bandung Barat. Konsep sirkulasi penguhubung terminal terpadu ini adalah aksesibilitas secara aman, nyaman, teratur, dan lancar serta ekonomis dari segi waktu maupun biaya. Pengelolaan dilakukan secara berkala untuk menjaga keamanan, kenyamanan serta ekonomis Kata Kunci : Transportasi, Terminal Terpadu, Sirkulasi