// <![CDATA[IDENTIFIKASI PRIORITAS PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR BERDASARKAN KEBUTUHAN INVESTOR SEBAGAI DAYA TARIK INVESTASI ( SWASTA ) DI KOTA BANDAR LAMPUNG.]]> MUCHTAR LUTHFI SARKAWI / 24.2001.007 PL Penulis Shinta Kusumawati, S.T. Dosen Pembimbing 2 Yanti Budiyantini, Ir.,M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1
Diberlakukannya sistem otonomi daerah, telah memberikan dampak kewenangan yang lebih besar kepada pemerintah daerah yang juga diikuti dengan pemberian tanggung jawab yang lebih besar dalam hal pendanaan pembangunan daerah. Dengan demikian, keterbatasan pendanaan pembangunan daerah menyebabkan pihak pemerintah daerah berusaha memenuhi pendanaan pembangunan dengan mengandalkan potensi daerahnya. Dalam hal ini peran pihak swasta (investasi swasta), baik asing maupun dalam negeri, sangat dibutuhkan dalam pengembangan dan pengelolaan potensi di daerahnya. Meningkatnya investasi swasta di Kota Bandar Lampung menyebabkan Pemerintah Daerah harus memiliki strategi untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan daya tarik investasi tersebut, jika tidak dilakukan dikhawatirkan akan terjadinya penurunan dalam penyerapan investasi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu mengetahui penyebab masuknya investasi di daerah. Salah satunya yaitu dengan ketersediaan infrastruktur yang mempengaruhi penyerapan investasi di Kota Bandar Lampung. Infrastruktur yang diharapkan mendukung kegiatan usaha investasi dibagi menjadi 4 (empat) jenis yaitu infrastruktur jalan, air bersih, listrik dan telepon berdasarkan penelitian yang dilakukan LPM-Unila mengenai faktor-faktor dan variabel yang mempengaruhi penyerapan investasi di Kota Bandar Lampung. Akan tetapi penelitian tersebut belum mengetahui secara berurutan infrastruktur yang menjadi prioritas dikarenakan pendanaan pembangunan pemerintah daerah yang terbatas. Untuk itu, diperlukan prioritas pengembangan infrastruktur berdasarkan kebutuhan investor sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah di Kota Bandar Lampung yang lebih baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah menentukan prioritas pengembangan infrastruktur berdasarkan kebutuhan investor sebagai daya tarik investasi (swasta) di Kota Bandar Lampung. Sebagai langkah awal, dilakukan kajian pada penelitian terdahulu terhadap infrastruktur yang menjadi pilihan untuk dikembangkan sehingga berpengaruh terhadap penyerapan investasi (swasta) di Kota Bandar Lampung, kajian selanjutnya berdasarkan literatur mengenai faktor-faktor dan variabel yang dapat dijadikan indikator/ penilai dalam memprioritaskan pengembangan infrastruktur berdasarkan kebutuhan investor, kajian selanjutnya membuat skala prioritas dengan metode proses hierarki analitik (PHA) berdasarkan indikator/ penilai tersebut serta penyesuaian hasil urutan skala prioritas pengembangan infrastruktur dengan kebijakan pembangunan daerah. Dari keempat kajian tersebut, diketahui prioritas infrastruktur jalan yang terpilih untuk dikembangkan berdasarkan kebutuhan investor. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan infrastruktur jalan yang menjadi prioritas berdasarkan kebutuhan investor sebagai daya tarik investasi (swasta) di Kota Bandar Lampung, serta dapat menjadi sumbangan pemikiran untuk pemerintah daerah dalam mengambil keputusan pengembangan infrastruktur di Kota Bandar Lampung. Penentuan prioritas pengembangan infrastruktur ini bertujuan agar pemerintah daerah melaksanakan pengembangan infrastruktur berdasarkan urutan skala prioritas sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Kota Bandar Lampung.