// <![CDATA[ARAHAN PENGEMBANGAN KEGIATAN WISATA BERDASARKAN POTENSI EKOSISTEM PANTAI. ( STUDI KASUS :]]> YELSA DEVINA YUANITA / 24.2002.064 / PL Dosen Pembimbing 1 Ira Irawati, S.T, M.T Dine Firtianti, S.T
Wilayah pesisir merupakan suatu daerah peralihan antara laut dan darat yang mempunyai potensi ekosistem yang sangat tinggi seperti hutan mangrove, terumbu karang, padang lamun, pantai pasir, estuaria dan pulau-pulau kecil. Salah satu wilayah pesisir yang mempunyai potensi yang sangat tinggi yaitu Pantai Pasir Jambak yang ada di Kota Padang dengan ekosistem nya yaitu pantai pasir yang luas, estuaria, dan pulau-pulau kecil. Banyak kegiatan wisata yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan ekosistem yang ada tersebut. Tetapi apabila kegiatan-kegiatan wisata tersebut tidak dikelola dengan baik, dapat mengakibatkan kerusakan pada ekosistem bahkan dapat mengakibatkan kepunahan seperti punahnya terumbu karang yang dulu pernah ada pada Pantai Pasir Jambak, tidak terawatnya pantai yang ada. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kerusakan pada ekosistem yang ada, perlu adanya suatu arahan pengembangan terhadap kegiatan wisata agar kegiatan wisata yang dilakukan tidak merusak ekosistem yang ada pada kawasan Pantai Pasir Jambak. Tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan suatu arahan pengembangan kegiatan wisata berdasarkan potensi ekosistem pantai yang dilihat dari kesesuaian antara kriteria ekosistem pantai dengan kondisi eksisting ekosistem yang ada di Pantai Pasir Jambak dan kesesuaian antara kriteria kegiatan wisata dengan kriteria kegiatan eksisting Pantai Pasir Jambak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang melihat pengembangan kegiatan wisata pantai berdasarkan literatur. Pengambilan kriteria berdasarkan literatur tersebut dikumpulkan, dan diambil kriteria yang sama dengan kondisi ekosistem yang ada di kawasan pantaimetode deskriptif kualitatif yaitu metode yang memaparkan secara sistematis, aktual, dan akurat mengenai fakta-fakta tentang kriteria yang di dapat dari literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekosistem hutan mangrove, terumbu karang dan padang lamun dapat ditanam di kawasan pantai Pasir Jambak, yang kemudian dapat diketahui kegiatan apa saja yang bisa di lakukan saat ini dan pada saat yang akan datang dengan memanfaatkan ekosistem yang ada. Sehingga arahan pengembangan kegiatan wisatanya yaitu lebih kepada kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan saat ini dan saat yang akan datang dengan memperhatikan keberlangsungan potensi ekosistem pada Pantai Pasir Jambak.