PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA UJUNG GENTENG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN EFEK PENGGANDA YANG DITIMBULKAN.
Kawasan Wisata Ujung Genteng adalah salah satu obyek wisata yang
terletak di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Setiap obyek wisata
yang akan dikembangkan tentunya tidak lepas dari dampak-dampak positif
dan negatif, maupun sarana dan prasarana yang akan melengkapi kegiatan
wisatanya. Kawasan Ujung Genteng sendiri merupakan kawasan wisata berupa
pantai, hutan lindung, dan terdapat daerah konservasi penyu di dalamnya.
Kegiatan pengembangan ini akan memberikan dampak kapada ketenagakerjaan
di kawasan tersebut, yaitu dapat membuka lapangan kerja dan kesempatan
berusaha penduduk lokal. Mengingat salah satu permasalah dalam
pengenbangannya adalah apakah pengembangan kawasan ini dapat memberikan
dampak positif yaitu terserapnya tenaga kerja baru dari adanya
pengembangan kawasan ini.
Studi ini melihat seberapa besar tenaga kerja yang terserap dari
adanya pengembangan Kawasan Wisata Ujung Genteng ini. Sasaran yang ingin
dicapai dari studi ini meliputi (1) Teridentifikasinya potensi-potensi
wisata yang terdapat di Kawasan Wisata Ujung Genteng. (2)Teridentifikasi
rencana industri pariwisata yang menghasilkan kegiatan-kegiatan elemen
pariwisata. (3)Menemukenali proyeksi tenaga kerja yang akan terserap dari
adanya pengembangan Kawasan Wisata Ujung Genteng, dengan membandingkan
Kawasan Wisata Ujung Genteng dengan kawasan wisata yang memiliki
karakteriristik wisata yang sama, yaitu Kawasan Wisata Palabuhan
Ratu.(4)Mengidentifikasi efek multiplier untuk melihat efek pengganda
yang ditimbulkan oleh pengembangan Kawasan Wisata Ujung Genteng
Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif yaitu
dengan menggambarkan kondisi eksisting Kawasan Wisata Ujung Genteng
melalui observasi dan survey primer, untuk kemudian membandingkannya
dengan kawasan wisata serupa yang memiliki persamaan karateristik dan
berdasarkan standar dan kajian literatur, serta analisis kuantitatif
dengan bantuan model keynesian I dengan melihat adanya multiplier
(pengganda) dari kegiatan konsumsi utama tenaga kerja pariwisata terhadap
pendapatan penduduk pemilik usaha. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat
perkiraan tenaga kerja yang terserap 565 orang tenaga kerja. Dengan
penyerapan tenaga lokal sebanyak 481 orang dan 84 orang untuk tenaga
kerja non lokal.Dengan demikian penyerapan tenaga kerja tersebut dapat
mengurangi jumlah pengangguran sebesar 481 orang dari jumlah pengangguran
sebanyak 14.389 orang atau sekitar 3,34 persen dari jumlah pengangguran
secara keseluruhan di wilayah Kecamatan Ciracap. Dan juga mengakibatkan
pelipatgandaan jumlah pendapatan penduduk pemilik usaha berdasarkan efek
multiplier yang terjadi; untuk kegiatan konsumsi makan adalah sebesar
1,16 kali, kegiatan konsumsi angkutan umum adalah sebesar 1,51 kali,
kegiatan konsumsi komunikasi adalah sebesar 1,02 kali dan kegiatan
konsumsi kontrakan/kost adalah sebesar 1,007 kali.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA UJUNG GENTENG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN EFEK PENGGANDA YANG DITIMBULKAN. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA UJUNG GENTENG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN EFEK PENGGANDA YANG DITIMBULKAN. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
MLA Style
.PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA UJUNG GENTENG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN EFEK PENGGANDA YANG DITIMBULKAN. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.PENGARUH PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA UJUNG GENTENG TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN EFEK PENGGANDA YANG DITIMBULKAN. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text