KEMAMPUAN DAYA SAING KOTA DAN KAITANNYA DENGAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN. ( STUDI KASUS : SELURUH IBUKOTA PROPINSI DI INDONESIA )
Globalisasi dan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, merupakan tantangan
sekaligus peluang bagi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan dan
pengelolaan kota bagi kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut mengindikasikan
adanya peluang terjadinya kompetisi antar daerah. Daerah-daerah tersebut akan
mampu menggerakkan ekonomi wilayahnya dalam rangka menyejahterakan
masyarakatnya, dan lebih jauh, akan mampu berkontribusi secara signifikan terhadap
pertumbuhan nasional.
Perkembangan dan pertumbuhan suatu wilayah merupakan cerminan perkembangan
sektor-sektor fisik, sosial dan ekonomi yang terdapat di dalamnya. Perkembangan
dari salah satu sektor akan menjadi faktor penunjang dan penentu serta pemicu
perkembangan sektor lainnya. Konsep mengenai kehidupan yang layak bukan hanya
mencakup pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup hak dan kebebasan manusia.
Saat ini kita tidak bisa lagi melihat pembangunan dari sisi pertumbuhan ekonomi
semata tetapi kita juga perlu memperhatikan pembangunan manusia. Sejak tahun
2001 pemerintah kota-kota di Indonesia telah menetapkan pembangunan manusia
sebagai fokus kebijakannya, dalam hal ini manusia tidak hanya sebagai alat
pembangunan tetapi juga sebagai tujuan akhir pembangunan. Dalam penelitian ini
keberhasilan pembangunan manusia dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia
(IPM).
Sejalan dengan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
keterkaitan antara kemampuan daya saing kota berdasarkan aspek ekonomi dengan
pencapaian pembangunan manusia. Dari tujuan tersebut diambil langkah-langkah
yaitu: teridentifikasinya keterkaitan antara kemampuan daya saing kota berdasarkan
aspek ekonomi dengan pencapaian pembangunan manusia (yang diukur melalui nilai
IPM); teridentifikasinya keterkaitan antara kemampuan daya saing kota berdasarkan
aspek fisik dan lingkungan dengan pencapaian pembangunan manusia (yang diukur
melalui nilai IPM). Untuk menganalisa permasalahan di atas dilakukan metode
analisis korelasi product moment pearson yaitu untuk mencari ada tidaknya hubungan
antara kemampuan daya saing kota berdasarkan aspek ekonomi serta aspek fisik dan
lingkungan dengan pencapaian pembangunan manusia (yang diukur melalui nilai
IPM); dan metode analisis dengan kuadran untuk mengetahui posisi persebaran kotakota
berdasarkan variabel-variabel yang dianalisis dari tiap wilayah
Hasil dari penelitian ini menggambarkan adanya pengaruh (dengan derajat keeratan
sedang) antara kemampuan daya saing kota berdasarkan aspek ekonomi serta aspek
fisik dan lingkungan dengan pencapaian pembangunan manusia (yang diukur melalui
nilai IPM) yang nantinya akan menjadi dasar bagi arahan pengembangan daerah
untuk memperkuat kemampuan pelayanannya kepada penduduk terhadap peningkatan
pencapaian pembangunan manusianya, yang pada akhirnya kembali kepada hakikat
dari tujuan pembangunan yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat kotanya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).KEMAMPUAN DAYA SAING KOTA DAN KAITANNYA DENGAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN. ( STUDI KASUS : SELURUH IBUKOTA PROPINSI DI INDONESIA ) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KEMAMPUAN DAYA SAING KOTA DAN KAITANNYA DENGAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN. ( STUDI KASUS : SELURUH IBUKOTA PROPINSI DI INDONESIA ) ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
MLA Style
.KEMAMPUAN DAYA SAING KOTA DAN KAITANNYA DENGAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN. ( STUDI KASUS : SELURUH IBUKOTA PROPINSI DI INDONESIA ) ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.KEMAMPUAN DAYA SAING KOTA DAN KAITANNYA DENGAN PENCAPAIAN PEMBANGUNAN. ( STUDI KASUS : SELURUH IBUKOTA PROPINSI DI INDONESIA ) ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text