ARAHAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAWASAN TEPI AIR BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG.
Ruang publik merupakan elemen yang penting bagi suatu kota. Keberadaan
ruang publik di pusat kota merupakan suatu pusat aktifitas manusia yang menentukan
tinggi rendahnya vitalitas suatu kota. Ruang publik merupakan sebuah arena tempat
diselenggarakannya drama kehidupan masyarakat (Carr, dkk, 1992:3). Bentuk dan
fungsi ruang publik tersebut senantiasa berubah-ubah sesuai dengan perubahan
kebutuhan interaksi sosial, pola hidup, dan budaya dari waktu ke waktu.
Penggunaannya amat fleksibel untuk menampung bentuk aktivitas apapun di
dalamnya. Keberadaannya selalu berdampingan dengan fungsi-fungsi penting seperti
tempat ibadah, pasar dan kantor pemerintahan. Ruang publik Benteng Kuto Besak
merupakan salah satu bentuk ruang publik yang menjadi identitas Kota Palembang,
sekaligus mendukung Kawasan Benteng Kuto Besak sebagai pusat kegiatan
pariwisata. Tujuan penelitian ini adalah menyusun arahan pemanfaatan ruang dan
fasilitas di dalam ruang publik Kawasan Benteng Kuto Besak sebagai penunjang
kegiatan wisata Sungai Musi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang
bertujuan mendapat gambaran tentang pemanfaatan ruang dan fasilitas dengan
melihat pemanfaatan ruang publik, kondisi eksternal dan internal, potensi persoalan
dan kegiatan ruang publik Benteng Kuto Besak. Data diperoleh melalui pengamatan
langsung di lapangan. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah fasilitas ruang
publik, pengunjung, kegiatan yang ada. Berdasarkan analisis yang dilakukan
terhadap pemanfaatan ruang dan fasilitas dapat terlihat bahwa ruang publik Benteng
Kuto Besak masih kurang dalam perannya sebagai ruang publik yang memiliki
penunjang dalam pemanfaatan ruang publik. Pemanfaatan ruang publik Benteng
Kuto Besak dilakukan dengan menentukan arahan normatif yang ditinjau dari
indikator dari setiap sifat ruang publik yang baik yaitu demokratis, responsif, dan
penuh makna. Arahan normatif yang telah ditentukan berdasarkan indikator sifat
ruang publik disusun berdasarkan perilaku pengunjung dan potensi persoalan yang
ada dalam fasilitas ruang publik. Dari arahan normatif ini didapatnya arahan desain
yang memberikan arahan bagaimana pemanfaatan fasilitas di dalam ruang publik
kawasan tepi air Benteng Kuto Besak.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).ARAHAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAWASAN TEPI AIR BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.ARAHAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAWASAN TEPI AIR BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
MLA Style
.ARAHAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAWASAN TEPI AIR BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.ARAHAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAWASAN TEPI AIR BENTENG KUTO BESAK KOTA PALEMBANG. ().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text