PERAN SERTA STAKEHOLDER DALAM PELESTARIAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG.


Kota Bandung memiliki lebih dari 400 bangunan pusaka di Kota Bandung sehingga pernah dijuluki sebagai Laboratorium Arsitektur Indonesia. Mayoritas bangunan tersebut merupakan aritektur warisan Belanda mulai dari gaya Indische Empire (1860 hingga 1890-an) dan Art Deco (1920 hingga 1930-an). Pembangunan Kota Bandung yang cepat dan intensif pada awal abad ke-20 terjadi karena Otonomi Pemerintahan Kota tahun 1906 dan rencana Pemerintah Hindia Belanda untuk menjadikan Kota Bandung sebagai ibu kota serta pusat komando militer.
Bangunan-bangunan bersejarah tersebut selain dapat menjadi obyek wisata yang menguntungkan, juga dapat menjadi simbol identitas dari Kota Bandung. Sudah seharusnya dilakukan usaha pelestarian terhadap bangunan-bangunan bersejarah tersebut untuk menjaga agar bangunan-bangunan tersebut tidak hilang atau mengalami perubahan bentuk dan fungsi yang drastis sehingga menghilangkan identitas dari bangunan tersebut. Konsep pelestarian bangunan bersejarah itu sendiri mengalami pergeseran dari kosep preservasi yang bersifat statis (mempertahankan keadaan aslinya) menjadi konservasi yang lebih dinamis.
Untuk melestarikan bangunan-bangunan bersejarah tersebut memerlukan kerjasama dan koordinasi dari berbagai stakeholder terkait sehingga terdapat suatu mekanisme kerja yang terstruktur. Komponen stakeholder yang dimaksud adalah pemerintah (melalui instansi-instansi yang berwenang), pemilik bangunan bersejarah, pakar atau lembaga peduli terhadap kawasan dan bangunan bersejarah, serta pihak swasta/investor. Dari masing-masing stakeholder tersebut dapat diketahui pengaruh dan kepentingan terhadap usaha pelestarian bangunan bersejarah sehingga dapat ditentukan stakeholder kunci yang paling berperan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang BAMBANG SRIWIJAYA / 24.2001.038 - Personal Name
Widya Suryadini, ST, MT - Personal Name
Sri Risnawati, S.T. - Personal Name
No. Panggil 352PL102008a
Subyek pelestarian, pengaruh dan kepentingan stakeholder,
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2008
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2008).PERAN SERTA STAKEHOLDER DALAM PELESTARIAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG.().Teknik Planologi:FTSP

.PERAN SERTA STAKEHOLDER DALAM PELESTARIAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG.().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text

.PERAN SERTA STAKEHOLDER DALAM PELESTARIAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG.().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text

.PERAN SERTA STAKEHOLDER DALAM PELESTARIAN BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG.().Teknik Planologi:FTSP,2008.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id