// <![CDATA[KAJIAN VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN FISIK WILAYAH PULAU TERNATE.]]> SYUKRI M. NUR / 24.2003.042 / PL Dosen Pembimbing 1 Yanti Budiyantini, Ir.,M.Dev.Plg Zulfadly Urufi, ST.,M.Eng
Perkembangan suatu wilayah tidaklah sama antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya, hal ini bisa diakibatkan karena berbagai faktor. Setiap wilayah memiliki potensi dan karakteristik masing-masing yang dapat dijadikan potensi ataupun kendala dalam pengembangan wilayahnya. Keadaan ini yang mengakibatkan ada suatu wilayah yang perkembangannya maju dan ada pula yang tertinggal. Permasalahan yang dihadapi pada studi ini adalah adanya perbedaan pada tingkat perkembangan fisik wilayah antar Pulau di Kota Ternate dan antar kecamatan yang cenderung dapat mengakibatkan ketimpangan, baik pada bidang ekonomi maupun sosial di Pulau Ternate. Hal ini berkaitan erat dengan tujuan pembangunan yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata belum tercapai, sehingga secara cepat atau lambat dapat menstimulus terjadinya berbagai permasalahan sosial. Tujuan yang ingin dicapai dalam studi ini yaitu mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayah Pulau Ternate, Kecamatan Ternate Utara, Kecamatan Ternate Selatan, dan Kecamatan Pulau Ternate. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 (lima belas) variabel, dengan menggunakan metoda stepwise pada alat analisis regresi linier berganda. Adapun sasaran dalam penelitian ini antara lain, mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayah Pulau Ternate, Kecamatan Ternate Selatan, Kecamatan Ternate Utara, dan Kecamatan Pulau Ternate, mengurutkan variabelvariabel berdasarkan nilai pengaruh yang diberikan terhadap perkembangan fisik wilayah, dan merumuskan arahan kebijakan pengembangan wilayah berdasarkan variabel-variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayah. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, untuk Pulau Ternate, variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya adalah variabel jumlah tenaga kerja, jumlah fasilitas perkantoran, dan jumlah pelanggan air bersih. Untuk Kecamatan Ternate Utara, variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya adalah variabel jumlah pelanggan air bersih dan pendapatan perkapita. Untuk Kecamatan Ternate Selatan, variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya adalah variabel jumlah tenaga kerja, pendapatan per kapita, dan kepadatan penduduk. Sedangkan untuk Kecamatan Pulau Ternate, variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya adalah variabel pendapatan perkapita dan jumlah penduduk. Kemudian setelah diketahui variabel-variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya maka dirumuskan arahan pengembangan wilayah berdasarkan variabel-variabel yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayahnya.