// <![CDATA[DAYA TARIK KOTA BERDASARKAN PERSEPSI DAN HARAPAN ATAS ASPEK-ASPEK PEMASARAN WILAYAH. ( STUDI KASUS :]]> NOVAN DWI WIBOWO / 24.2001.049 / PL Dosen Pembimbing 1 Ira Irawati S.T,M.T Zulfadly S.T, M.Eng
Kota Bandung merupakan salah satu kota dengan potensi daya tarik yang tinggi bagi kota-kota di sekitarnya. Bentuk daya tarik Kota Bandung dapat dilihat dengan banyaknya pertumbuhan distro sebagai kota wisata belanja. Daya tarik Kota Bandung dapat diukur dengan menilai aspek-aspek pemasaran wilayah yang ada di kota tersebut, melalui persepsi dan harapan yang dimiliki masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah daya tarik Kota Bandung berdasarkan persepsi dan harapan atas aspek-aspek pemasaran wilayah dengan terfokus pada keberadaan distro di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penilaian terhadap aspek-aspek pemasaran wilayah bisa dilakukan dengan mengukur persepsi dan harapan dari masyarakat. Pengukuran tersebut bisa dilakukan dengan ditunjang oleh keberadaan data-data terkait baik yang dikumpulkan secara primer maupun sekunder. Setelah data-data yang dibutuhkan terkumpul, aspek-aspek pemasaran wilayah yang ada diproses dengan secara bertahap untuk diketahui kedudukannya pada diagram kartesius. Melaui diagram kartesius ini ditentukan aspekaspek apa saja yang sudah dan yang perlu ditingkatkan untuk menjadi daya tarik kota. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya daya tarik kota berdasarkan penilaian persepsi tinggi dan persepsi rendah dengan tingkat harapan yang tinggi dari pengunjung distro sebagai responden. Rekomendasi yang dikeluarkan dari hasil penelitian adalah perlunya diperhatikan aspek-aspek pemasaran wilayah dengan tingkat harapan tinggi