// <![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOKASI INDUSTRI KREATIF PENERBITAN BUKU DI KOTA BANDUNG.]]> DEFRI WIGUNAWAN / 24.2004.010 / PL Dosen Pembimbing 1 Ira Irawati, S.T., M.T. Meitri Hening C. D., S.T., M.T.
Industri kreatif merupakan industri yang potensial untuk dikembangkan, mengingat industri ini menggunakan sumber daya yang sifatnya tidak terbatas, yaitu berbasis pada intelektual sumber daya manusia yang dimiliki. Sehingga diyakini dapat memberikan konstribusi terhadap perekonomian. Kota Bandung merupakan sentra industri kreatif di Indonesia, salah satu jenis industri kreatifnya adalah industri penerbitan buku. Seiring hal tersebut salah satu strategi pembangunan Kota Bandung tahun 2005-2025 adalah meningkatkan pertumbuhan riil dan konstribusi riil sektor perekonomian kota berbasis industri kreatif. Industri penerbitan buku merupakan salah satu jenis industri kreatif yang ada di Kota Bandung. Pengelompokkan industri kreatif belum memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi lokasi dari masing-masiing jenis industri kreatif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi lokasi industri kreatid penerbitan buku di Kota Bandung. Dalam mencapai tujuan tersebut, sasaran yang dilakukan adalah (1) mengidentifikasi kesesuaian karakteristik industri kreatif penerbitan buku berdasarkan indikator industri kreatif yang dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif, (2) mengidentifikasi proses kreatif dari industri kreatif penerbitan buku dan membandingkannya dengan proses kreatif dari non industri kreatif, (3) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi lokasi industri kreatif penerbitan buku di Kota Bandung dan membandingkannya dengan faktor yang mempengaruhi lokasi dari non industri kreatif yang dilakukan dengan cara deskriptif komparatif yang didukung dengan alat mengklasifikasi data, yaitu Rumus Sturges. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi lokasi industri kreatif penerbitan buku di Kota Bandung adalah tenaga kerja, bahan baku, dan aglomerasi. Rekomendasi yang diberikan adalah mempertahankan atau bahkan meningkatkan persentase 90% jumlah industri kreatif penerbitan buku di Kota Bandung berklasifikasi tinggi yang menggunakan tenaga kerja lokal Kota Bandung lebih dari 64%, meningkatkan persentase jumlah tenaga kerja kreatif lokal Kota Bandung dalam industri kreatif penerbitan buku di Kota Bandung yang sebelumnya hanya 40,5%, mempertahankan atau bahkan meningkatkan persentase 95% jumlah industri kreatif penerbitan buku di Kota Bandung berklasifikasi tinggi dalam menggunakan bahan baku lokal Kota Bandung, yaitu lebih dari 44%, dan mengarahkan industri kreatif penerbitan buku yang ada di Jawa Barat untuk mendirikan perusahaan penerbitan buku di Kota Bandung.